2019, Kementerian PUPR Tetap Dorong Pelaksanaan Program Sejuta Rumah

Alokasi sejumlah anggaran untuk bantuan pembangunan fisik dan bantuan pembiayaan perumahan pun telah disiapkan oleh KemenPUPR, agar capaian Program Sejuta Rumah dapat meningkat.

Kementerian PUPR Terus Pantau Pembangunan Rumah di Daerah
(Foto : Dok. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus mendorong pelaksanaan Program Sejuta Rumah untuk masyarakat di tahun 2019 ini.

Dilansir dari siaran pers yang diterima RumahHokie.com, Jum’at (11/12/2019), Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pihaknya akan tetap mejalankan Program Sejuta Rumah sesuai tugas pokok dan fungsi yang telah ditentukan.

“Kami akan tetap menargetkan pembangunan satu juta unit rumah per tahunnya. Dengan harapan, capaiannya bisa lebih tinggi dari tahun 2018 lalu, yakni sebesar 1.132.621 unit,” ujar Khalawi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kementerian PUPR: Target Program Sejuta Rumah Tercapai di Awal Desember

Alokasi sejumlah anggaran untuk bantuan pembangunan fisik dan bantuan pembiayaan perumahan pun telah disiapkan oleh KemenPUPR, agar capaian Program Sejuta Rumah dapat meningkat.

Berdasarkan data yang ada, jumlah bantuan pembangunan fisik untuk penyediaan perumahan mencapai senilai Rp7,57 Triliun. Dana tersebut dianggarkan untuk merealisasikan sebanyak 215.503 unit rumah.

Lebih lanjut, Khalawi yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Jenderal perumahan, menjelaskan jumlah bantuan pembiayaan untuk total pembangunan 419.858 unit rumah dianggarkan sebesar Rp10,046 Triliun

Baca Juga: Kementerian PUPR: Proyek TOD Tidak Dimonopoli Pengembang BUMN

“Semua anggaran tersebut merupakan yang bersumber dari APBN,” tuturnya.

Tercatat pada tahun 2015 jumlah pembangunan rumah yang terealisasi sebanyak 699.770 unit. Di tahun 2016 sebanyak 805.169 unit rumah dapat teralisasi.

Kemudian tahun 2017, program tersebut dapat merealisasikan pembangunan rumah sebanyak 904.758 unit.

Adapun proporsi pembangunan rumah tersebut adalah 70% untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sisanya sebanyak 30% untuk kalangan non MBR.

Baca Juga: Seperti Apa Sih Kriteria Rumah Layak Huni Menurut KemenPUPR?

  • Rincian Bantuan Pembangunan Fisik (Sumber APBN) dengan total jumlah unit 215.503 dan total anggaran Rp 7,57 Triliun :

1. Pembangunan Rumah Susun sebanyak 6.873 unit dengan anggaran Rp2,62 Triliun
2. Rumah Khusus sebanyak 2.130 unit dengan anggaran Rp551,25 Milyar
3. Rumah Swadaya sebanyak 206.500 unit dengan anggaran Rp4,28 Triliun
4. PSU Rumah Umum sebanyak 13.000 unit dengan anggaran Rp123,8 Milyar

  • Rincian Bantuan Pembiayaan Perumahan (Sumber APBN) dengan total jumlah unit 419.858 dan total anggaran Rp 10,046 Triliun :

1. Program Pembiayaan FLPP untuk 68.858 unit dengan anggaran Rp5,2 Triliun
2. Program Pembiayaan SSB untuk 100.000 unit dengan anggaran Rp3,45 Triliun
3. Program Pembiayaan SBUM untuk 237.000 unit dengan anggaran Rp948 Milyar
4. Program Pembiayaan BP2BT untuk 14.000 unit dengan anggaran Rp448 Milyar

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda