Alasan Mengapa Anda Harus Memakai Built-In Furniture di Rumah

Built-in furniture didesain secara khusus berdasarkan pesanan, untuk menyesuaikan bentuk ruang dan dibuat seolah-olah menempel dengan sisi dinding atau pun furnitur lain, sehingga dapat menghemat penggunaan ruang.

Keuntungan menggunakan built-in furniture di rumah
(Foto: architecturaldigest)

RumahHokie.com (Jakarta) – Mungkin sebagian dari Hokie People tidak asing lagi dengan istilah built-in furniture atau dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan menjadi furnitur tanam. Dalam dunia desain interior, penempatan furnitur dengan konsep ditanam menjadi alternatif solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan.

Built-in furniture didesain secara khusus berdasarkan pesanan, untuk menyesuaikan bentuk ruang dan dibuat seolah-olah menempel dengan sisi dinding atau pun furnitur lain, sehingga dapat menghemat penggunaan ruang.

Banyak rumah bergaya modern minimalis menggunakan konsep furnitur tanam ini, karena dinilai memiliki tampilan yang elegan.

Baca Juga: Keren! Rancangan Furnitur Surealis Ini Bisa Multifungsi

Selain keuntungan tersebut, ternyata menggunakan built-in furniture pada hunian kesayangan memiliki kelebihan lainnya apabila dibandingkan dengan furnitur biasa.

Berikut ini kami berikan alasan, mengapa Anda harus mengimplemntasikan konsep furnitur tersebut di rumah.

Lebih tahan lama
Meskipun harga pembuatan built in furniture terbilang lebih mahal, akan tetapi Anda bisa mendapatkan perabot yang relatif lebih tahan lama. Hal itu dikarenakan built-in furniture dibuat sesuai pesanan, Anda dapat memilih material kayu yang berkualitas. Konsep furnitur ini yang tidak bisa dipindah-pindah juga membantunya agar tetap awet.

Baca Juga: Berencana Mengganti Furnitur, Yuk Perhatikan Tips Sebelum Membeli!

Dapat menghemat ruangan
Penerapan built-in furniture dibuat berdasarkan bentuk ruang dan tertanam pada dinding. Maka, secara otomatis menyisakan ruang lebih besar yang bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Sedangkan pada penggunaan furnitur biasa, membutuhkan tempat peletakkan yang lebih besar di dalam ruangan. Oleh karena itu, built-in furniture cocok digunakan pada hunian berlahan kecil ataupun di unit apartemen.

Dirancang multifungsi
Biasanya, built-in furniture dirancang memiliki lebih dari satu fungsi. Misalnya rak buku yang dibuat multifungsi sebagai tempat meletakkan perangkat televisi. Dengan cara seperti itu, Anda pun tak perlu menghabiskan biaya besar untuk membeli furnitur tambahan, sehingga membuat rumah dapat terlihat lebih rapi dan praktis.

Baca Juga: Wow, Ternyata Akar Jati Bisa Disulap Jadi Furnitur Fungsional

Karakter desain lebih personal
Karena dalam pembuatan built-in furniture disesuaikan dengan bentuk ruang dan kebutuhan pemilik hunian, membuat karakter desain yang dimiliki perabot tersebut terasa lebih personal. Anda dapat terlibat langsung dalam membuat dan menentukan desain serta material yang akan digunakan, sehingga akan memberikan kepuasan tersendiri.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda