Antara Wajah, Kepribadian, dan Sales Meikarta: Apa Hubungannya?

Wajah dapat mengungkap orientasi seksual: normal atau LGBTQ. Mungkin beberapa saat lagi, bisa juga untuk merekrut marketing properti.

wajah - agen - broker - sales - properti - rumahhokie - dok2
Foto: Diolah oleh RumahHokie.com

RumahHokie.com – Harian Kompas bikin survei tentang kebohongan. Hasilnya, yang sering berbohong adalah pelajar/mahasiswa (30,8%). Lalu, ada 17,8% yang bohongnya sampai bikin orang lain susah. Bahkan kalangan 38,9% agamawan bilang kadang-kadang jujur dan 7,2% mengaku sering berbohong.

Michal Kosinski & Yilun Wang dari Stanford Graduate School of Business menemukan kecenderungan bahwa wajah Anda dapat mengungkap orientasi seksual apakah orang normal atau LGBTQ.

Baca Juga: Strategi Kolaborasi Marketing dan Pengembang Properti

Wajah Anda dapat dianalisa untuk bisa diterima bekerja atau gagal tes. Nantinya bukan hanya orientasi seksual, tapi mungkin rasa iri, kikir, malas dan welas asih serta gelora optimis dapat dibaca dari algoritma wajah Anda.

Beberapa saat lagi, merekrut marketing kalau pakai alat ini jadi ketahuan maksud Anda melamar. Meikarta tuh cocok buat memakainya.

Baca Juga: Kasus Meikarta Seret Bupati Bekasi, Direktur Lippo Group, dan “Tina Toon”

Pernah ada sales sangat getol kirim WhatsApp dan telepon saya untuk jualan tower-towernya, eh kemarin udah promosi proyek lain di Jakarta Selatan. Gabung dengan gaji yang (konon) gede, eksodus tuh para oportunis. Kena target gelagepan.

Gaji gede, Anda bahkan tidur berdiri karena kejar-kejaran target. Bukan Meikarta yang salah karena mereka nggak pernah paksa, Andalah yang jadi tawon saat mengendus bau nektar. Dengan mudahnya Anda kabur dari tempat lama. Mimpi kebablasan.

Baca Juga: Tips Sukses Presentasi Produk untuk Sales Properti

Dari seribu sales, paling hanya muncul 70 orang yang jadi wonder marketing. Sisanya, pindah lagi dan memasarkan terowongan. Ganti-ganti kerjaan terlalu cepat pasti bikin Anda nggak punya karir karena Anda cuma jadi kurir.

Stop jadi marketing yang tanpa arah. Jadilah hebat karena sebentar lagi wajah Anda akan dipindai mesin dan keluar tulisan: “orang ini pernah punya gaji Rp5 juta dan prosetase komisi gede. Gajinya dapat, komisinya nol. Nggak jelas. Mau kerja gajian atau komisian. Saran: suruh kerja di kelurahan saja”.

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda