Bangun 394.686 Unit, REI Pasok 40% dari Capaian Program Sejuta Rumah 2018

Dengan capaiannya tersebut, REI percaya diri menyebut diri sebagai asosiasi pengembang tertua dan asosiasi pengembang rumah rakyat terbesar di Indonesia.

konferensi pers DPP REI januari - soelaeman soemawinata - totok lusida - by anto erawan - rumahhokie - dok
Di 2019, DPP REI akan mengembangkan sekitar 430.000 unit rumah di seluruh Indonesia. (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta)Real Estat Indonesia (REI) menjadi penyumbang terbesar produksi rumah selama 2018. Tercatat, sebanyak 394.686 unit rumah dibangun REI di seluruh Tanah Air tahun lalu.

Angka capaian itu terdiri dari rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 214.686 unit dan rumah komersial (nonsubsidi) dengan harga Rp200 juta – Rp 300 juta sebanyak 180.000 unit. Demikian penuturan Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata kepada sejumlah pewarta, Rabu (23/1/2019).

Baca Juga: Kementerian PUPR Targetkan 1,25 Juta Unit Rumah Tahun Ini

“Realisasi pembangunan rumah REI ini meningkat dibandingkan capaian di 2017, yakni sebanyak 376.290 unit, yang terdiri dari rumah subsidi untuk MBR sebanyak 206.290 unit dan rumah komersial sebanyak 170.000 unit,” ungkap Eman—demikian Soelaeman Soemawinata akrab disapa.

Total jumlah rumah yang terbangun sepanjang 2018 tersebut, imbuhnya, belum termasuk rumah komersial di segmen menengah atas di Jabodetabek dan kota-kota besar di seluruh Indonesia yang mayoritas memang dibangun oleh pengembang anggota REI.

Baca Juga: Inilah 25 Bank Penyalur KPR Rumah Subsidi di 2019

Dia mengakui, pendataan rumah-rumah komersial (nonsubsidi) terutama di daerah memang mengalami kendala karena pengembang tidak memberikan laporan pembangunan kepada Sekretariat DPP REI.

“Meski begitu, dengan angka 394.686 unit rumah terbangun di 2018 itu saja sudah menunjukkan bahwa kontribusi REI dalam Program Sejuta Rumah sepanjang 2018 hampir mencapai 40% dari realisasi keseluruhan Program Sejuta Rumah yang dilaporkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebanyak 1.132.621 unit,” ungkap Eman.

Di 2018, Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi dua daerah dengan pembangunan rumah bersubsidi terbanyak, masing-masing 31.858 unit dan 29.653 unit. Disusul Sumatera Selatan, Banten, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

2019: Target 430.000 Unit
Mengenai target pembangunan rumah di 2019, Eman mengatakan pihaknya akan mengembangkan sekitar 430.000 unit rumah yang terdiri dari 230.000 unit rumah subsidi dan 200.000 unit rumah komersial dengan harga Rp200 juta – Rp300 juta per unit.

“Selain rumah bersubsidi, tahun ini kami akan genjot juga pembangunan rumah komersial bawah dengan harga di bawah Rp300 jutaan yang menyasar kelompok milenial. Asalkan tidak ada kebijakan yang menganggu pasar, kami yakin target tahun ini dapat tercapai, terlebih melihat kebutuhan masyarakat yang besar di kedua segmen tersebut,” urai Eman yang saat ini juga menjabat sebagai Presiden FIABCI Asia Pasifik.

Baca Juga: REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik 7,5% Karena Beberapa Hal Ini

Lebih lanjut, Eman memaparkan, di 2019 ini Pulau Jawa masih akan memberi kontribusi terbesar pasokan rumah di Tanah Air, terutama provinsi Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Secara tradisi, provinsi-provinsi di Jawa memiliki peminat hunian yang dipicu oleh perkembangan sektor industri,” katanya.

Dia mengatakan, secara nasional ada sepuluh provinsi yang menjadi pemasok hunian dengan angka 70% – 80%, yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Inilah Kendala Pembangunan Rumah Rakyat Menurut REI dan APERSI

Sementara itu, menurut data PPDPP (Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan), dari total 11.568 pengembang rumah subsidi di seluruh Indonesia, 5.014 pengembang di antaranya adalah pengembang REI.

“Dengan demikian, REI cukup percaya diri menyebut bahwa kami adalah asosiasi pengembang tertua dan asosiasi pengembang rumah rakyat terbesar di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda