Bank BTN Masih Kuasai Pasar KPR dan KPR Subsidi di 2017

Pertumbuhan kredit Bank BTN berada di atas rata-rata industri perbankan nasional yang hanya tumbuh 8,2% per Desember 2017 menurut data Bank Indonesia.

maryono-dirut-bank-btn-doorstop-rumahhokie-anto-erawan
Maryono, Direktur Utama Bank BTN (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (Bank BTN) mencetak laba bersih Rp3,02 triliun selama 2017 lalu. Perolehan laba bersih tersebut tercatat naik 15,59% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp2,61 triliun pada akhir2016.

Pencapaian laba bersih tersebut merupakan kontribusi penyaluran kredit dan pembiayaan Bank BTN yang naik 21,01% (yoy) dari Rp164,44 triliun pada Desember 2016 menjadi Rp198,99 triliun pada Desember 2017.

Baca Juga: Rayakan Ultah ke-41, Bank BTN Luncurkan Plaza KPR dan KPR Hotline

Pertumbuhan kredit tersebut tercatat berada di atas rata-rata industri perbankan nasional yang hanya tumbuh 8,2% per Desember 2017 menurut data Bank Indonesia. Demikian penjelasan Maryono, Direktur Utama Bank BTN kepada juru warta saat Pemaparan Kinerja Bank BTN Kuartal IV-2017, Selasa (13/2).

Maryono mengatakan, perseroan terus berupaya melakukan transformasi dan inovasi dalam menjalankan bisnis, terutama dalam rangka menyukseskan Program Sejuta Rumah yang bertujuan mengurangi backlog perumahan.

Baca Juga: Catatkan Laba Rp2 Triliun di Kuartal III-2017, BTN Optimistis Tutup Tahun Ini dengan Manis

“Sebagai bank penyalur KPR rumah subsidi, kredit perumahan masih mendominasi komposisi pinjaman Bank BTN sepanjang 2017 atau mencapai 90,07% dari total pinjaman yang disalurkan perseroan. Per Desember 2017, kredit perumahan yang disalurkan perseroan juga naik 21,14% (yoy) dari Rp147,94 triliun menjadi Rp179,22 triliun,” kata Maryono menjelaskan.

Di segmen kredit perumahan, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) emiten bersandi saham BBTN ini pun terkerek naik sebesar 23,26% (yoy) dari Rp117,3 triliun pada kuartal akhir 2016 menjadi Rp144,58 triliun di periode yang sama 2017. Kenaikan tersebut juga di atas rata-rata industri perbankan nasional yang hanya sebesar 11,4% (yoy).

Baca Juga: Bagaimana Pekerja Sektor Informal Mendapat KPR dari Bank BTN?

Dengan angka tersebut, Bank BTN juga tercatat masih menguasai pasar KPR di Indonesia dengan pangsa 36,3%. Sementara di segmen KPR Subsidi, Bank BTN menjadi pemimpin pasar dengan pangsa sebesar 95,42%.

Maryono memaparkan, KPR Subsidi mencatatkan laju pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 32,45% (yoy) dari Rp56,83 triliun menjadi Rp75,27 triliun pada Desember 2017. KPR Non-Subsidi pun tercatat naik 14,62% (yoy) menjadi Rp69,3 triliun pada akhir 2017 dari Rp60,46 triliun di periode yang sama di 2016.

Di sisi lain, kredit konstruksi Bank BTN juga naik 18,98% (yoy) dari Rp21,92 triliun menjadi Rp26,08 triliun pada akhir 2017. Sedangkan, kredit perumahan lainnya tercatat Rp8,56 triliun pada akhir Desember 2017.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda