Belajar Properti, Tak Ada Kampus Formal tapi Banyak Jalan Jadi Pintar

Properti tidak punya fakultas formal. Kalau mau belajar yang praktikal, ada beberapa sekolah dimana Anda bisa belajar jadi developer atau investor.

buku - book - belajar ilmu properti - rumahhokie - dok
Foto: Diolah RumahHokie.com

RumahHokie.com – Bangga kuliah di Universitas Mangkarta? Quacquarelli Symonds University Ranking se-Asia baru masukin top 100 Asia untuk Universitas Indonesia (54), Institut Teknologi Bandung (65), dan Universitas Gajah Mada (85).

Lulusan Universitas Mangkarta bukan lebih buruk. Ada lulusan UI yang cuma jadi kasir kok. Universitas hanya kawah candradimuka menggembleng jiwa kejuangan dalam memburu hidup mulia.

Baca Juga: Ketahui Nilai Psikologis Sebuah Rumah Agar Terjual Mahal

Properti tidak punya fakultas formal. Di luar ITB yang kental urusan properti, Universitas Tarumanegara punya jurusan perencanaan kota. Kalau mau belajar yang praktikal, ada Panangian School of Property tempat Anda belajar jadi developer atau investor.

Para Insinyur (khususnya arsitektur), dalam interaksi saya selama ini bikin proyek-proyek, banyak yang belum “marketing compliance” juga. Kebanyakan mereka seperti kacamata kuda, bikin desain yang estetik dan keren dan tak peduli bisa laku apa busrut.

Baca Juga: Tips Broker Properti: Menghitung Komisi, Mengejar Mimpi

Arsitek-arsitek senior sudah paham bahwa kalau Anda pingin bangun apartemen dengan pangsa Rp25 juta per meter persegi, lebar koridor harus berapa. Ada rule of thumb yang banyak tidak disadari para arsitek muda lulusan universitas ternama.

Soalnya, mereka kayaknya nggak belajar ekonomi arsitektur. IPB ada ekonomi pertanian. Jadi, ya tetap saja, bukan lulusan mana, tapi siapa elu?

Jokowi pernah nyindir, kuliah di IPB tapi kerja jadi teller bank. Lulusan terbaik arsitektur ITB, tapi cuma merancang kitchen set.

Baca Juga: Pentingkah Penampilan dan Gaya Berbusana Bagi Broker Properti?

Ayahmu biayai sekolah mahal-mahal, dik, masak sarjana cuma kerja di dealer motor? Lumayan tuh Lutesha. Lulus Sastra Belanda di UI, dia jadi model dan bintang film.

Contoh tuh Ridwan Kamil, BJ Habibie, atau Zaha Hadid. Tonny W. Suriadjaja lulusan Untar, masih muda, tapi karya arsitekturnya bisa estetik dan marketable. Padahal Untar tidak masuk peringkat Asia. Saya bukan Untar atau UI. Saya lulusan Universitas Kehidupan, Fakultas Kerja Cerdas.

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda