Bidik Generasi Milenial, Gradana Tawarkan Cara Mudah Dapat DP Rumah

Pinjaman DP diberikan hingga Rp2 miliar dan setiap pinjaman yang diberikan akan dibagi ke sejumlah slot, sehingga membuka kesempatan bagi lender untuk berpartisipasi.

Mau Rumah Subsidi, Ini Dia 40 Bank Penyalur KPR FLPP di 2018

RumahHokie.com (Jakarta) – Meski properti di 2018 dinilai tetap menarik untuk dijadikan investasi, tidak semua segmen masyarakat memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah yang diinginkan.

Kendala utamanya adalah mengumpulkan uang muka. Sementara itu, untuk pengajuan pinjaman juga membutuhkan proses yang tidak sebentar, dan verifikasi yang ketat seperti BI checking.

Baca Juga: Tren Properti di 2018 yang Harus Anda Ketahui

Hal ini disadari oleh Gradana, sebuah perusahaan start-up lokal yang fokus pada pembiayaan properti dengan konsep penghimpunan dana (crowdfunding).

Komisaris Gradana, Freenyan Liwang mengatakan, masyarakat sudah sangat menyadari bahwa properti menawarkan capital gain yang cukup menggiurkan. Inilah penyebab mengapa masyarakat yang berkantong tebal menyukai investasi properti.

“Persoalannya, daya beli sebagian besar masyarakat kita belum cukup untuk berinvestasi properti. Apalagi untuk meminjam kredit membutuhkan banyak persyaratan administrasi. Oleh karena itu, platform kami menawarkan solusi untuk individu-individu yang ingin membeli rumah tetapi belum punya cukup simpanan untuk membayar DP,” jelasnya.

Baca Juga: Mau Bayar Tanda Jadi dan Uang Muka Rumah, Perhatikan Hal Ini!

Platform Gradana, imbuhnya, bisa menjadi solusi bagi generasi milenial yang ingin membeli rumah pertama tanpa perlu mengumpulkan DP lebih dulu.

Untuk masalah down payment, Gradana memberikan fasilitas cicilan uang muka sebanyak  24 atau 36 kali tanpa bunga tambahan bagi pembeli rumah. Adapun harga cicilan uang muka tersebut sudah disepakati dengan pengembang rekanan dan diinformasikan di muka.

“Sistem di Gradana menjamin pembeli rumah akan mendapatkan harga yang sama sesuai dengan price list. Jika cicilan DP telah selesai, pembeli akan mendapat kesempatan lebih baik untuk mendapatkan fasilitas KPR dengan adanya rekam jejak kredit pada Gradana sebagai pendukung profil kredit yang baik,” papar Freenyan.

Baca Juga: Fasilitasi Pembiayaan Properti Secara Digital, Gradana Incar Milenial

Dia mengatakan, proses pengajuannya bisa dilakukan secara online dengan mengunggah data-data pendukung.

“Kami paham bahwa generasi milenial tidak bisa dipisahkan dari teknologi dan mereka menginginkan kepraktisan. Dengan platform ini, mereka tidak perlu lagi datang ke kantor cabang (bank) dan menyerahkan dokumen-dokumen secara fisik. Cukup dari layar laptop mereka, sementara waktunya pun tidak terbatas pada jam kantor,” jelasnya.

Mengundang Pendana Berpartisipasi
Menurut Freenyan, Gradana bisa memberikan pinjaman dengan batas atas Rp2 miliar dan setiap pinjaman yang diberikan akan dibagi ke sejumlah slot, sehingga membuka kesempatan bagi setiap pendana (lender) untuk berpartisipasi.

“Misalnya, calon konsumen atau pembeli ingin membeli rumah seharga Rp500 juta. Maka harga unit rumah dapat kita bagi menjadi 50 slot, dengan nilai satu slot Rp10 juta. Kami mempertemukan antara peminjam dengan pemberi pinjaman. Bagi pemberi pinjaman, ini merupakan peluang untuk memutar uang. Mereka dapat membeli hanya satu slot atau beberapa slot sesuai budget,” urainya.

Baca Juga: Generasi Milenial Minati Properti di Bawah Rp1 Miliar

Menyangkut sertifikat, tutur Freenyan, status dan nama sertifikat perlu diperhatikan, karena dampaknya bisa panjang. Sertifikat yang belum dipecah bisa berakibat pemilik rumah serba sulit ke depannya. Sulit untuk menjual kembali unit rumah tersebut dan bahkan sulit juga apabila ingin pindah KPR ke bank lain yang bunganya lebih baik.

Gradana membantu dengan melakukan proses due diligence para rekanan pengembang di muka untuk memastikan apakah proses pemecahan sertifikat sudah diproses.

Baca Juga: Tips Lengkap Buat Pengantin Baru yang Ingin Punya Rumah

“Saat ini kami sudah bekerjasama dengan 10 pengembang terverifikasi yang tersebar di berbagai lokasi di Jabodetabek dan Bandung dan masih ada puluhan lagi yang saat ini sedang dalam tahap verifikasi dan penandatanganan kerjasama,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gradana telah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sehingga sangat aman untuk berinvestasi.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda