Fitch Ratings Turunkan Peringkat, Lippo Karawaci “Menggugat”

Salah satu penyebab diturunkannya peringkat LPKR adalah kasus penyuapan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam pembangunan proyek Meikarta.

kawasan lippo karawaci - lpkr - rumahhokie - dok
Kawasan Lippo Karawaci (Dok. LPKR)

RumahHokie.com (Tangerang)PT Lippo Karawaci, Tbk (LPKR) menyesalkan keputusan lembaga pemeringkat kredit internasional, Fitch Ratings, yang pekan lalu menurunkan peringkat kredit LPKR dari B ke CCC+.

Pihak Lippo Karawaci tetap berkeyakinan bahwa keputusan tersebut tidak berdasarkan pada kondisi likuiditas, neraca, kualitas kredit atau model bisnis LPKR.

Baca Juga: Kasus Meikarta Seret Bupati Bekasi, Direktur Lippo Group, dan “Tina Toon”

Danang Kemayan Jati, Vice President, Head of Corporate Communication LPKR menuturkan, LPKR sukses melaksanakan rencana divestasi asetnya dengan menyelesaikan penjualan First REIT Manager serta penjualan sebagian unit First REIT senilai Rp2,2 triliun.

“Bila digabungkan dengan penjualan Lippo Mall Puri ke Lippo Mall REIT kami, dan penjualan sisa unit kami di First REIT, serta saham investasi kami di Rumah Sakit di Myanmar, Perseroan akan mengumpulkan dana tunai bersih lebih dari Rp6 Triliun,” jelas Danang Kemayan Jati dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com.

Baca Juga: Lippo Lakukan Topping-Off Dua Menara di CBD Meikarta

Sementara itu, imbuhnya, LPKR pun memiliki posisi neraca yang kuat dan profil jatuh tempo utang yang panjang. Total utang Perseroan sekitar Rp14 triliun, sementara nilai aset Perseroan mencapai Rp53 triliun, dengan potensi kenaikan 20% – 30% dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, Danang mengaku, LPKR tetap akan menjadi salah satu pengembang properti paling dinamis yang mengembangkan perusahaan di beberapa sektor, seperti jasa layanan kesehatan melalui PT Siloam International (LPKR memiliki saham 51%), mal ritel dan gaya hidup, pengembangan kota mandiri, perhotelan melalui Hotel Aryaduta, dan manajemen aset/REIT (real estate investment trust).

Baca Juga: YLKI Yakin Mega Proyek Meikarta Langgar Tiga Aturan

“Lippo Karawaci adalah pelopor REIT Indonesia dan telah membangun portofolio yang cukup besar di kedua REIT yang berfungsi sebagai pondasi strategi asset recycling kami,” kata Danang.

Tak Terlibat Penyuapan
Terkait dengan kasus penyuapan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam proyek Meikarta yang menjadi salah satu penyebab turunnya peringkat Fitch Ratings Lippo Karawaci, Danang menjelaskan, pihaknya menyayangkan kasus tersebut. Kendati demikian, imbuhnya, LPKR terus mendukung proses penegakan hukum.

“Kami senang mengetahui bahwa pada hari Kamis, 1 November 2018, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyatakan bahwa Grup Lippo tidak terlibat dalam kasus ini,” pungkas Danang.

Baca Juga: Gandeng Partner Lokal, Lippo Group Operasikan Rumah Sakit di Shanghai

Pekan lalu, Fitch Ratings memberikan outlook negatif terhadap LPKR. Hal ini berimbas antara lain untuk surat utang jangka panjang denominasi rupiah ke level CCC+. Begitu juga obligasi senior unsecured yang diterbitkan Theta Capital Pte Ltd yang dijamin oleh Lippo dan anak usahanya. Fitch mengambil langkah pemangkasan karena melihat ada pelemahan arus kas signifikan.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda