Gandeng Creed Group, Serpong Garden Hadirkan Konsep Transport Oriented Living

Konsep Transport Oriented Living (TOL) mengevolusi seluruh desain yang mengacu pada peningkatan kualitas hidup yang saling terintegrasi, sehingga menciptakan harmoni yang lebih baik.

Serpong Garden Apartment - Creed Group Jepang - PT Hutama Anugrah Propertindo - TOD - TOL - anto erawan - rumahhokie - dok
Bergabungnya pengembang Jepang, Creed Group, dipercaya akan memberikan added value bagi Serpong Garden Apartment (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Keberhasilan penjualan Serpong Garden Apartment dan konsep TOD (transit oriented development) yang diusungnya, membuat pengembang asal Jepang, Creed Group, tertarik untuk menanamkan investasi.

Pada awal 2018, proses due diligence dilakukan Creed Holdings Pte. Ltd. Indonesia, untuk kemudian menjadi mitra strategis PT Hutama Anugrah Propertindo, pengembang Serpong Garden Apartment.

“Keberhasilan Serpong Garden Apartment pada penjualan Tower B dan C, membuat Creed Group Japan tertarik berinvestasi.  Ke depan, pembangunan dua tower ini akan memberi nilai tambah lebih besar, baik kepada para pembeli yang sudah terikat dalam kontrak pembelian, maupun para pembeli baru,” jelas Direktur Utama PT Hutama Anugrah Propertindo, Ferdy Sutrisno saat acara jumpa pers, Kamis (11/10/2018).

Baca Juga: Masuk Tahap Groundbreaking, Serpong Garden Apartment Rampung di 2020

Sementara itu, Head of Representative in Indonesia Creed Group, Tatsuya Ichinomiya mengatakan, masuknya Creed Group dalam manajemen PT Hutama Anugrah Propertindo, tidak hanya akan memperluas segmentasi investasi properti Jepang di Indonesia, namun secara fisik bangunan, juga akan terlihat pada  implementasi berbagai standar produk bangunan internasional (International Standard), dan penyesuaian guna meningkatkan quality of life.

“Kami tak akan mengimpor bahan baku dari Jepang, tetapi kami akan membawa pengalaman kami selama puluhan tahun untuk membuat added value bagi proyek ini,” kata Tatsuya Ichinomiya.

Konsep TOL
Pada kesempatan yang sama, Komisaris PT Hutama  Anugrah Propertindo, Pingki Elka Pangestu mengemukakan, kemitraan strategis yang dijalin dengan Creed Group Japan membawa hal positif, di mana produk yang dihadirkan, lebih mengacu pada international standard.

“Kami melihat Jepang sudah terbiasa mengimplementasikan berbagai Transit Oriented Development (TOD), sehingga nantinya melalui investasi Creed Group Japan dalam Serpong Garden Apartment, akan ditingkatkan lebih dari TOD menjadi Transport Oriented Living (TOL), yakni suatu evolusi dari seluruh desain yang mengacu pada peningkatan kualitas hidup yang saling terintegrasi, sehingga diharapkan menciptakan harmoni yang lebih baik.

Baca Juga: Rilis Tower Bellerosa, Serpong Garden Tawarkan Apartemen Rp200 Jutaan

TOD merupakan satu pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dan memaksimalisasi penggunaan berbagai angkutan massal seperti busway, kereta api massal (Mass Rapid Transit/MRT), kereta api ringan (Light Rapid Transit/LRT), termasuk kelengkapan jaringan pejalan kaki/pengendara sepeda.

“Saat ini di Indonesia sarana transportasi massal seperti MRT, LRT, dan kereta cepat,  sedang dalam masa proses pembangunan, sehingga kereta komuter yang melewati Cisauk, nantinya akan menjadi intermoda terpadu, setelah Serpong Garden Apartment selesai dibangun,” papar Pingki.

apartemen-serpong-garden-apartement-stasiun-cisauk-tangerang-rumahhokie-dok
Serpong Garden Apartment yang terhubung dengan Stasiun Cisauk (Foto: istimewa)

Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun
Lebih lanjut Ferdy Sutrisno mengatakan, selain mengusung konsep TOL, Serpong Garden Apartment juga akan menjadi hub (penghubung) yang tidak saja dapat difungsikan oleh para penghuni apartemen, melainkan juga memberi manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

Ferdy menambahkan, dengan lokasi yang terhubung dengan Stasiun Cisauk, Serpong Garden Apartment pun bisa menjadi ajang investasi yang menarik.

“Kami menghitung, rental yield per unit tak kurang dari 7% per tahun,” pungkasnya.

Baca Juga: Sejumlah Developer Siap Banjiri Pasar Apartemen di Serpong

Sementara itu, jelasnya, progres pembangunan apartemen saat ini sudah sampai pada tahap konstruksi struktur bawah dan di bulan Oktober ini akan menuju pada tahapan ke tingkat dua bangunan.

“Untuk dua tower pertama, proses serah terima unit kami targetkan mulai pertengahan 2020 mendatang,” kata Ferdy.

Dia mengatakan, proyek yang menelan investasi Rp1,5 triliun – Rp1,6 triliun ini menawarkan unit apartemen mulai Rp300 jutaan. Apartemen lima tower yang berdiri di atas lahan 2,7 hektar ini menargetkan marketing sales sebesar Rp2 triliun.

Bidik Generasi Milenial
Sementara itu, Lukas Bong, Konsultan Marketing Serpong Garden Apartment memaparkan, pasar properti Tanah Air sebenarnya masih bagus, tetapi ternyata tidak banyak pengembang punya produk yang sesuai dengan market, terutama generasi milenial yang saat ini banyak mencari hunian.

Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) ini juga menerangkan, untuk memasarkan properti dengan generasi milenial sebagai target, ada beberapa strategi yang dilakukan.

Baca Juga: Inilah Ciri-ciri “Hunian Zaman Now” yang Diminati Generasi Milenial

Pasalnya, generasi milenial memiliki beberapa ciri, seperti melek teknologi (tech savvy), mementingkan banyak fasilitas untuk gaya hidup, namun di sisi lain belum mapan secara finansial.

“Pertama, kami memperkenalkan Serpong Garden lewat media sosial dan melakukan open table di kampus-kampus. Di sisi lain, cara bayar juga perlu lebih ringan, seperti uang muka 20% yang bisa dibayar hingga 24 kali,” pungkas Lukas Bong.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda