Ingin Buat Kolam Ikan di Rumah? Perhatikan 5 Hal Ini Terlebih Dahulu

Sebelum memutuskan membuat kolam ikan di rumah, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, agar salah satu elemen di dalam taman tersebut tampil dengan indah dan berfungsi secara baik.

Kolam Ikan-RumahHokie.com-istimewa-pinterest
(Foto: pinterest)

RumahHokie.com (Jakarta) – Sebagai bagian dari elemen taman di rumah, kehadiran kolam ikan dapat berperan untuk menambah keasrian serta keindahan ruang terbuka hijau (RTH) di hunian anda.

Tak harus selalu diletakan pada bagian taman luar (outdoor), penempatan kolam ikan juga akan nampak indah apabila dibuat di area taman dalam rumah (inner courtyard).

Namun, sebelum memutuskan membuat kolam ikan di rumah, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, agar salah satu elemen di dalam taman tersebut tampil dengan indah dan berfungsi secara baik.

Baca Juga: Taman Mampu Menciptakan Hunian Lebih Sehat dan Berkualitas

Tata letak kolam yang tepat

Selain karena faktor estetika, pertimbangkanlah intensitas cahaya matahari yang menerpa ke area kolam, pada saat menentukan letak kolam.

Paparan sinar matahari terlalu berlebihan, akan membuat air kolam cepat ditumbuhi oleh lumut dan alga, sehingga berdampak pada kondisi kolam yang akan cepat kotor. Dengan pemilihan letak kolam yang lebih teduh, akan lebih disukai oleh ikan peliharaan anda.

Perhatikan volume air

Sangat penting untuk menyesuaikan volume air kolam dengan jumlah ikan. Penempatan ikan yang berlebihan dan tidak sebanding dengan ketersediaan volume air, akan menyebabkan ikan peliharaan anda kekurangan oksigen. Selain itu pula, membuat air kolam mudah keruh.

Baca Juga: Bagaimana Sih Membentuk Taman Agar Terlihat Asri dan Fungsional?

Asupan oksigen

Kolam ikan yang baik ditandai dengan ketersediaan oksigen di dalam air melimpah. Oleh karena itu, hendaknya air kolam ikan dibuat tetap mengalir dan bergerak.

Cara agar air kolam bisa mengalir adalah dengan menggunakan pompa rendam yang sistem kerjanya mengisap dan mendorong sekaligus memutarkan air melewati sistem filter. Produksi oksigen bisa pula dihasilkan dengan menempatkan aerator di dasar kolam, sehingga dapat menghasilkan gelembung-gelembung udara yang baik untuk ikan.

Kedalaman kolam

Selanjutnya yang perlu anda perhatikan pula adalah kedalaman kolam. Jenis ikan tertentu seperti ikan koi membutuhkan kolam dengan kedalaman minimum 80 cm. Hal ini dikarenakan ikan koi bergerak dan berputar vertikal yaitu ke atas dan ke bawah.

Pisahkan tanaman air

Untuk memudahkan perawatan, ada baiknya memisahkan tanaman air yang anda miliki dengan keberadaan ikan di kolam, sehingga kualitas air akan tetap terjaga.

Namun, jika anda memelihara jenis ikan mas yang cenderung menempatkan telurnya di sela-sela dedaunan tanaman air, maka solusinya adalah menempatkan tanaman hias air yang semua bagian tanamannya terbenam, seperti Hidrylla, dalam satu wadah dan diletakan pada salah satu sisi kolam.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda