Interest-Only Mortgage: Cicil KPR Hanya Bayar DP dan Bunga

Dengan KPR model interest-only mortgage ini, Anda bisa melunasi utang pokok dengan cara suka-suka. Enak ya? Nggak juga sih.

Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com – Pasangan Beyoncè Knowles dan Jay Z membeli rumah senilai USD88 juta di kawasan elit Bel-Air, Los Angeles dengan cara KPR yang berkonsep interest-only mortgage alias “hanya bayar uang muka dan cicil bunga”.

Cara bayar seperti ini memang tidak populer di Amerika Serikat, bahkan Indonesia tidak dilakukan. Aussie melarang dan Inggris sangat tidak suka. Bagaimana sih prinsip-prinsipnya?

Baca Juga: Ingin Punya Rumah di Usia 30 Tahun? Ini yang Kamu Harus Lakukan

Anda bayar DP dan setiap bulan cukup bayar bunga saja, sedangkan pokok utang boleh tidak dibayar bersamaan. Ini cocok untuk orang yang punya income sekali pukul langsung gede, tapi nggak tentu kapan dapatnya.

Kalau Anda karyawan, dilarang memilih cara bayar ini meski bisa andalkan bonus tahunan dan bonus prestasi bulanan. Yang penting pakai prinsipnya Nickerson (1959): Re-Payment Capacity (RPC), yaitu mampu bayar pada saatnya tiba.

Baca Juga: Tips Agar Bank Menyetujui Pengajuan KPR Anda

Model interest-only mortgage ini melunasi utang pokok dengan cara suka-suka. Kalau tidak tahu bakal dapat apa dan berapa nanti, jangan coba-coba memilih cara ini.

Apa keuntungannya? Anda bisa simpan duit yang seharusnya buat mencicil utang pokok untuk diputar ke investasi produktif lain.

Baca Juga: Apa Saja yang Memengaruhi Harga Jual Rumah Anda?

Ini lagi, dalam lima tahun harga properti Anda naik. Kalau dijual pasti untung dan setelah melunasi utang pokok, Anda punya sisa yang pasti gede. Cobalah dihitung-hitung kalau ingin lebih kaya.

Makanya, model cash flow begini tidak boleh memilih properti karena Anda suka tapi apakah pasarnya suka? Mau disewakan mudah, dijual juga gampang. Jangan ajak-ajak Pungky cari rumah, Anda bisa baper. Apalagi jalan sambil pegangan tangan. Tobat, Bro. Tobat!

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda