Investasi Properti Harus Tahu Dulu Prinsip-prinsipnya

Jika Anda beli diniatkan mendapat sewa di area dengan unit super banyak, dapat dibayangkan hasil sewanya pasti hancur.

foto: dok RumahHokie.com

RumahHokie.comAgainst all odds, alias melawan keganjilan. Hobi makan, cita-cita ingin kurus. Cita-cita jadi kaya raya, hobi melamun.

Phil Collins dengan indah mencipta lagu dengan judul itu untuk soundtrack film berjudul sama: Against All Odds yang rilis 1984 silam.

Baca Juga: Investasi Menguntungkan, Beli Properti dengan Formula 3-2-1

Lagu ini cocok juga untuk menyindir Anda yang suka investasi properti tapi lupa prinsip-prinsipnya. Investasi properti itu punya prinsip kalau disewakan hasilnya bagus dan kalau dijual nilainya tinggi dan lekas laku.

Kalau tidak mau jual, hasil sewa lama baliknya. Kalau beli inden, yield sewa nihil dan cuma cari capital gain doang.

Jika Anda beli diniatkan sewa di area dengan unit super banyak, dapat dibayangkan hasil sewanya pasti hancur. Kalau yang beli investor semua, jadilah itu lingkungan tak terurus, alias jadi kota hantu (ghost town).

Baca Juga: Perlu Diketahui: 8 Kelebihan dan 9 Kekurangan Investasi Properti

China lima tahun lalu banyak ghost town begitu akibat developer yang bangun sekaligus dan nggak karuan banyaknya. Bangun puluhan ribu unit itu bagus, tapi cocok untuk dihuni. Lha kalau harganya murah tapi yang serbu investor semua, ya nggak tepat sasaran juga.

Unit-unit memang laris terjual tapi yang happy cuma developernya, sedangkan investor gigit jempol sampai putus. Moga-moga developer kelas kayak begini peduli untuk ciptakan traffic generator agar ramai dan orang betah pengen tinggal.

Baca Juga: Property Diet: Investasi Harus Sehat dan Berimbang

Makanya, berhati-hati jika investasi. Jangan mentang-mentang developer top, harga murah, cicil ringan, main samber aja. Nyesel tak guna, sebab jika mau jual lagi, ada 10 ribu orang yang juga sama-sama nyesel.

Yang untung, ya mereka yang nggak buru-buru. Menunggu kelompok-kelompok nyesel yang mau jual murah. Asyik bisa pilih unit, nggak usah rebutan NUP (nomer urut pemesanan).

Siapa bilang early bird selalu lebih untung? Terbang sono!

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda