Investasi Properti untuk Masa Tua, Bagaimana Idealnya?

Lahir miskin bukan salah Anda, tapi mati sengsara pasti salah sampeyan. Harusnya, usia 60 sudah punya minimal tiga properti. Satu untuk tinggal, dua untuk yang ditinggal mati.

tips investasi properti - rumahhokie - dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com – Palmer Scumaci (67) pesiunan tanpa pekerjaan di Ronkonkoma, New York. Sehabis mengajak jalan cucunya, dia mampir ke One Stop Deli untuk minum kopi.

Iseng-iseng dia beli lotere gesek dan ‘jackpot!’, dia menang Rp13,5 miliar! Hari tua jadi komplet dan cukup harta. Tinggal menambah bekal ke sorga.

Baca Juga: Tips Investasi Properti di Luar Negeri yang Aman dan Menguntungkan

Harian Kompas bikin survei: sebanyak 54,4% orang mengaku bahwa hari tua sudah ada persiapan. Sebanyak 45,2% bilang tak punya persiapan.

Kata 10,8% kaum tua itu, jaminan Pemerintah semakin buruk. Wah, ini warning buat kita yang sudah masuk usia 60 tahun.

Baca Juga: Investor Early Bird versus Investor Angry Bird

Lahir miskin bukan salah Anda, tapi mati sengsara pasti salah sampeyan. Harusnya, usia 60 sudah punya minimal tiga properti. Satu untuk tinggal, dua untuk yang ditinggal mati.

Rumah-rumah Anda itu tumbuh 20% dari apresiasi aset dan dua rumah dapat yield sewa 6%. Maka, tiga rumah naik (3 x 20%) + (2 × 6%) = 72% (rerata 24%).

Jika tiga rumah bernilai total hari ini Rp4 miliar, maka harganya tahun depan sudah naik sekitar Rp960 juta. Jika 10 tahun lagi Anda sudah rabun, Anda puas mewariskan Rp34,4 miliar (compound 24%, 10 tahun).

Baca Juga: Lament Investment dan Enam Kesalahan Investor Properti

Itulah arah hari tua yang benar. Hari ini menyanyi lagunya Virgoun: “tetap cantik rambut wajahmu, meskipun nanti tak hitam lagi”. Suit, suit..

Persiapan pertama, tinggalkan Pungky. Katakan kepadanya: ”sayang, papa pamit ya. Kehadiranmu memang bikin semua propertiku mudah terjual. Masalahnya, aku tak pernah bisa beli lagi.” Pungky, kamu memang nakal ya!

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda