Kloning dan DNA Sales Properti, Seperti Apa Jadinya?

Seorang sales properti dinilai hebat justru karena dibandingkan dengan sales konyol yang nggak pernah closing tapi muter heboh kayak gasing.

Kloning dan DNA Sales Properti, Seperti Apa Jadinya?
Foto: OpenClipArt.org - RumahHokie.com

RumahHokie.com – Akhir 2017 di Inggris akan lahir bayi setengah tabung (in-vitro). Kromosom ayah dan ibu dicampur pada donor: tiga sumber DNA. Setelah itu, dipastikan “teknologi kloning manusia” bakal mengalahkan norma kedokteran yang melarangnya. Pokoknya, ngeri aja. Kenapa?

Uang baik “akan melahirkan lagi” tokoh panutan yang saat meninggal, kita dibuat kehilangan seperti Bunda Teresa, Nelson Mandela, dan Prof. Haji Abdul Malik Karim Abdullah (Hamka).

Tapi, uang jahat akan melahirkan lagi Hitler, Idi Amin, Slobodan Milosevic, dan Westerling. Jadi, harusnya yang mati biarlah menunggu di kuburan sampai Serunai Sangkakala ditiup.

Baca Juga: Tips Agen Properti: Mengatur dan Memproteksi Database Klien

Cloning sales properti juga nggak perlu. Biarlah kalau Ralph Robert meninggal, ya kenang saja sebagai sales properti dahsyat, atau Ali Hanafia, Junior Liu, Fenny Gunawan, Lisa Kuntjoro, David Chandra, Yustinus Ho, dan Harry Jap.

Dunia sales asuransi juga kehilangan Gideon du Plessis. Sebab saat sales yang hebat dilahirkan kembali, sales nakal juga bakal nongol lagi.

Anda itu dinilai hebat justru karena dibandingin dengan sales konyol nggak pernah closing tapi muter heboh kayak gasing. Biarlah lahir sales hebat baru yang muncul karena seleksi alam, bukan karena kloning. Tapi, mari kita bercanda.

Baca Juga: Tips Agen Properti: Pilih Hard Working atau Smart Working?

Saya punya laboratorium yang dapat mencangkok bayi hasil silang DNA. Saya akan lahirkan sales cekatan, pintar, ramah, pintar closing. Kakinya saya ambil Ronaldo CR7, perut Demi Moore, akal Fenny Gunawan, taktik Lisa Kuncoro, keramahan Harry Jap, broker baik ala Yustinus Ho, dan closing detail dari Ralph Roberts.

Oh ya, juga strategi kaya dari Pungky yang berhasil beli rumah dari rayuan gombal kepada para klien. Beres! Bayi siap produksi. Apa yang kurang?

Ruh belum ditiupkan ke dalam badan. Jiwa belum terisi dan moral belum tahu. Ruh belum bisa kloning. Semua original dari Tuhan dan kita maha terbatas dan maha tidak kuasa. Tuhan Maha Kuasa.

Bersama F. Rach Suherman F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda