Kolaborasi Viro dengan Kezia Karin Bukti Anyaman dapat Tampil Kekinian

Viro dan Kezia Karin berupaya membuktikan kemampuan anyaman dapat bersinergi bersama perkembangan desain di masa kini maupun mendatang.

Viro-RumahHokie.com-Istimewa.jpg
(Foto: Viro)

RumahHokie.com (Jakarta) – Perusahaan penyedia material inovatif untuk kebutuhan arsitektur dan interior, Viro, berkolaborasi dengan perancang ruang asal Surabaya, Kezia Karin menghadirkan karya berbasis serat alami dengan teknik anyaman.

Dengan mengusung konsep Wonderland, mereka menghadirkan seni anyaman yang diejawantahkan pada rancangan sebuah ruang.

Viro dan Kezia Karin berupaya membuktikan kemampuan anyaman dapat bersinergi bersama perkembangan desain di masa kini maupun mendatang, khususnya untuk konsumen kelas menengah ke atas.

Baca Juga : Usung Konsep Archineering, Viro Bangun Gazebo Gedong Panjang

Mereka mentransformasi salah satu sudut area berukuran 4 meter x 6 meter menjadi sebuah ruang impresif yang menggabungkan antara indoor dan outdoor di ajang CASA Indonesia 2018.

Berdasarkan rilis yang diterima oleh RumahHokie.com, Rabu (06/06/2018), kolaborasi yang dilakukan oleh produsen material tersebut bersama Kezia Karin berbuah manis dengan keberhasilan booth Viro meraih penghargaan ‘Most Innovative Booth’ pada ajang itu.

“Kami berharap dengan penghargaan ini dapat menjadi salah satu tanda bahwa anyaman tradisional Indonesia masih tetap diminati ” ujar Johan Yang, Executive Vice President PT Polymindo Permata, perusahaan pemilik merek Viro.

Menurutnya, anyaman tradisional memiliki potensi bisnis yang menjanjikan dan berdaya jual tinggi asal diimbangi dengan inovasi-inovasi desain sesuai cita rasa masyarakat saat ini,

Baca Juga : Konsep Kontemporer Eco Living Ala Aviary Hotel Di Bintaro

Karya ruang Wonderland bergaya kontemporer tersebut, Viro menciptakan tujuh pola anyaman yang dibuat secara custom dengan bantuan para penganyam dari Banten. Kolaborasi itu mampu menghasilkan detail pada setia sisi ‘bangunan’ tidak permanen.

Mereka menggunakan koleksi produk berbasis anyaman berupa pembatas dinding (room divider), karpet, partisi ruangan menyerupai sangkar burung serta hiasan burung dan pohon yang menjadi emanis dalam ruangan.

Dalam kesempatan yang sama, desainer interior Kezia Karin, mengungkapkan detail rancangannya yang menggabungkan konsep indoor dan outdoor.

“Saya menggunakan menggunakan material Viro seri eco faux. Karena bahan tersebut sangat serba guna” tutur Kezia.

Lebih lanjut, dalam proses perancangannya, Kezia menuturkan jika dirinya sengaja memilih warna-warna mute. Agar dapat menonjolkan detail tekstur dari bahan Viro tanpa menggangu warna lainnya.

“Saya juga menambahkan sentuhan warna merah dan oranye untuk memberikan sedikit sentuhan pop pada tampilan keseluruhannya.” pungkasnya.

 

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda