Mau Sukses Bisnis Properti, Nama Anda Juga Bisa Menentukan!

Hui Ka Yan, Chairman Evergrande Group, punya kekayaan Rp5.500 triliun. Selain berbisnis properti, faktor hokinya juga terletak pada nama.

jual rumah -out of the box-homelinkfinance-co-nz-rumahhokie-dok
Foto: Dok. Homelinkfinance.co.nz

RumahHokie.com – Ada 700 proyek perumahan di 200 kota yang dimilikinya. Jangan tanya berapa market cap-nya, tapi catat saja bahwa kekayaan bersihnya mencapai Rp5.500 triliun. Sementara APBN Indonesia saja hanya Rp2.000 triliun.

Jadi, kalau mau dia bisa membangun negeri kita selama dua tahun. Tapi mana dia mau? Dia bukan WNI, tapi warga negara China terkaya di Asia. Namanya Hui Ka Yan, Chairman Evergrande Group.

Baca Juga: Memberi Nama Bisnis Properti Anda, Ada Kiatnya Lho!

Sementara itu, Bos Alibaba, Jack Ma, merupakan yang terkaya nomor tiga di Asia. Nah, Anda nomor berapa?

Penduduk Asia diperkirakan mencapai empat miliar jiwa. Anda harus masuk peringkat paling tidak ya terkaya yang ke 2.502.473.007.

Hui Ka Yan punya dua keuntungan. Pertama, dia bisnis properti. Orang properti pasti kaya karena properti punya proses produksi yang mudah, jadi kebutuhan semua orang, semakin langka, dan Tuhan sudah siapkan semua. Tanah tinggal dikerok-kerok, air ditusuk-tusuk aja, udara gratis, semen dan besi ya dari tanah juga kok.

Baca Juga: 20 Nama Depan Pemilik Rumah dengan Harga Termahal di Amerika

Keuntungan Hui yang kedua adalah namanya. Hui Ka Yan secara harfiah artinya yang menjadi kuat. Di bahasa kita juga Ka Yan mirip-mirip kata kaya. Ingat: Hui Ka Yan, bukan Sue Ka-Ya.

Makanya jangan pakai nama Misna (sudah miskin, merana pula), atau Sudarsono (Susah dari sononya).

Kalau broker jangan pakai nama Sulis (Susah listing). Jika Anda ingin anak kelak jadi orang kaya, kasih nama Sugiharto (sugih/kaya, arto/harta). Bisa juga kasih nama Dudi (Duit dimana-mana). Atau Suherman (Semua Usaha Herannya kok Menghasilkan).

Lihat tuh bos Summarecon. Namanya Sucipto Nagaria. Keren. Dia tahu, kalau mau jadi naga, ya naga beneran.

Kalau mau jadi cacing, ya serius jadi cacing. Jangan jadi naga yang cacingan. Geliat-geliat kayak dansa zumba. Neli deh.. Nenek Liar!

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda