Mengintip Mewahnya Vila Bawah Laut Pertama di Dunia

Lantai terbawah The Floating Seahorse berada di bawah permukaan air dan berdinding kaca, yang mengizinkan penghuni menikmati pemandangan bawah laut.

RumahHokie.com – Kota Dubai tak pernah lepas dari sensasi. Setelah memiliki gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, kini kota metropolitan di Uni Emirat Arab tersebut memiliki hunian super mewah di bawah air.

Floating Seahorse—demikian nama vila bawah air pertama di dunia ini—terdiri tiga lantai. Lantai teratas dipakai sebagai teras luar yang memiliki jendela di bagian atas semacam sunroof.

Lantai kedua merupakan area yang berisi kebutuhan rumah tangga. Di sini terdapat dapur, ruang makan, ruang keluarga, mini bar, dan sebuah hot tub.

Lantai terbawah yang berada di bawah permukaan air, digunakan sebagai kamar dan kamar mandi. Sebagian dinding lantai ini terbuat dari kaca yang mengizinkan penghuni menikmati pemandangan bawah laut.

Tak hanya itu, di bagian luar kamar sengaja ditanami sejumlah terumbu karang hasil transplantasi untuk menarik hewan laut datang mendekat. Alhasil, pemandangan biota laut menjadi santapan sehari-hari, baik saat beristirahat maupun mandi.

Untuk menjaga privasi sang pemilik, sebuah gorden yang bekerja secara otomatis dipasang di kamar dan kamar mandi.

Sebuah vila terapung ini memiliki bobot mati sekitar 240 ton. Harga yang ditawarkan pun cukup fantastis, yakni USD3,2 juta (sekitar Rp41,6 miliar). Angka ini naik sangat signifikan, sebab pada April lalu harganya ‘baru’ mencapai USD1,8 juta.

Nama “Floating Seahorse” disematkan pihak developer, Kleindienst Group, sebagai upaya untuk melindungi kehidupan laut di Teluk Persia.

“Kami membuat terumbu karang buatan di bagian luar vila mewah ini sebagai kawasan lindung agar kuda laut dapat hidup dan berkembang biak dengan aman,” kata juru bicara Kleindienst Group seperti dilansir dari Huffington Post.

Floating Seahorse akan diletakkan di laut lepas pantai Dubai di kawasan “The Heart of Europe” yang merupakan bagian dari kepulauan buatan “The World”.

Developer vila terapung ini, Kleindienst Group mengklaim telah menjual lebih dari 60 unit “Kuda Laut Terapung” ini. Floating Seahorse merupakan proyek perdana dari serangkaian proyek Kleindienst Group yang mengklaim akan membangun 131 rumah di sekitar “The World”.

Anto Erawan

 

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda