Menilik Kerennya Kantor Je Feriasthama yang Didesain Selayaknya Galeri

Didesain dengan konsep galeri dan lounge, kantor sekaligus studio dari Je Feriasthama ini menjadi semacam 'melting pot' bagi banyak pihak di dalam bidang arsitektur dan desain interior.

RumahHokie.com (Jakarta) – Desain sebuah ruangan kantor kini semakin tampil dinamis dan menarik dengan berbagai macam konsep yang dihadirkannya. Salah satu yang terbilang berbeda adalah konsep rancangan interior dari kantor biro arsitek ternama Tanah Air, Je Feriasthama yang terletak di kawasan Jakarta Selatan ini.

Didesain dengan konsep galeri dan lounge, kantor bergaya interior tropis modern dari Je Feriasthama ini menjadi semacam ‘melting pot’ bagi banyak pihak di dalam bidang arsitektur dan desain interior.

Fungsinya bisa pula sebagai area temu serta berdiskusi mengenai ilmu rancang bangun dan hal kreatif lainnya. Maka tak mengherankan, efek dari konsep tersebut terbawa dalam setiap desain ruangan kantor yang memiliki total luas bangunan 360 meter persegi ini.

Banyak area komunal yang dihadirkan di dalam kantor ini. Selain itu pula, terdapat banyak panel untuk memamerkan berbagai hasil rancangan bangunan karya mereka,

Baca Juga : Siap Dihuni, Begini Penampilan Wisma Atlet Kemayoran yang Nyaman

“Kami bikin kantor ini dengan konsep galeri dan lounge. Dengan desain seperti itu, harapan juga bisa digunakan oleh publik, tak sebatas hanya pegawai di kantor ini,” ujar Yose Ferdian ketika ditemui oleh RumahHokie.com di kantornya.

Dengan membuat janji terlebih dahulu, siapa pun bisa menggunakan area di kantor ini. “Misalkan saja, mahasiswa arsitektur yang ingin mengadakan diskusi tertentu serta desainer yang ingin mengerjakan proyek karyanya,  bisa menggunakan kantor ini,” katanya mencontohkan.

Hal menarik lain yang tersaji pada interior kantor Je Feriasthama adalah pengolahaan di area tangga yang difungsikan sekaligus sebagai sebuah perpustakaan kecil.

“Trap-trap yang terdapat pada bagian tangga, dapat difungsikan sebagai area membaca. Orang yang tertarik bisa mengambil buku, duduk di anak tangga, kemudian membacanya,” ucap Yose.

Baca Juga : Usung Budaya Indonesia, Desain Kantor E-commerce Ini Tampil Atraktif!

Untuk tata cahaya, mereka menggunakan perpaduan antara pencahayaan alami pada saat siang hari dan pencahayaan buatan dari lampu sewaktu malam tiba.

Mereka merancang pencahayaan buatan dengan membaginya kedalam dua jenis penerangan yakni, general lighting yang menggunakan lampu downlight untuk menerangi ruangan.

Serta direct light dengan aplikasi pencahayaan sistem spot light, untuk menerangi maket dan gambar-gambar karya proyek mereka.

“Jika dilihat dari desain secara keseluruhan, ketika siang hari kami ingin secara penghawaan dan pencahayaan juga tidak ingin mengkonsumsi energi listrik banyak,” pungkas Yose.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda