Kementerian PUPR Targetkan 1,25 Juta Unit Rumah Tahun Ini

Berbagai program bantuan perumahan dilaksanakan Kementerian PUPR untuk mengejar backlog perumahan yang mencapai sekitar 800 ribu per tahun.

rumah-sederhana-subsidi-menengah-drone-rumahhokie-dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Menyusul tercapainya target sejuta rumah di 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menargetkan pembangunan rumah sebanyak 1.250.000 unit di 2019 ini.

Guna mencapai target tersebut, Kementerian PUPR berharap dukungan dari stakeholder bidang perumahan, baik pengembang, pemerintah daerah, perbankan, sektor swasta, dan masyarakat pada umumnya.

Baca Juga: 2019, Kementerian PUPR Tetap Dorong Pelaksanaan Program Sejuta Rumah

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pihaknya akan terus mendorong penyediaan rumah layak huni untuk seluruh masyarakat Indonesia melalui Program Sejuta Rumah. Pasalnya, saat ini kebutuhan rumah masyarakat akan terus meningkat setiap tahunnya.

Khalawi menuturkan, pemerintah hanya mampu menyediakan hunian melalui dana APBN hanya sekitar 20%, sedangkan sekitar 30% berasal dari pembiayaan perumahan subsidi, yakni KPR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Sisanya, sebanyak 50% adalah rumah yang dibangun oleh masyarakat secara swadaya dan pengembang perumahan secara formal,” jelas Khalawi Abdul Hamid.

Beragam Program Unggulan
Lebih lanjut dia menjelaskan, berbagai program bantuan perumahan dilaksanakan Kementerian PUPR untuk mengejar backlog perumahan yang mencapai sekitar 800 ribu per tahun.

Beberapa program tersebut antara lain pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) untuk MBR, pekerja/buruh, ASN dan mahasiswa, pembangunan rumah khusus di daerah perbatasan, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah, serta bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) berupa jalan lingkungan dan sanitasi untuk rumah bersubsidi pemerintah.

Baca Juga: Inilah 25 Bank Penyalur KPR Rumah Subsidi di 2019

Selain itu, imbuhnya, juga ada bantuan pembiayaan perumahan untuk masyarakat melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), Selisih Suku Bunga (SSB), Bantuan Uang Muka (BUM), dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan.

“Kami juga akan berusaha untuk memberikan insentif bagi para pengembang dan berbagai pihak yang mendukung Program Sejuta Rumah. Kami juga tengah mendorong  kemudahan perizinan dan pola Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di sektor perumahan,” terang Khalawi.

Baca Juga: Inilah Teknologi Terbaru Bidang Perumahan yang Kembangkan Pemerintah

Sebagai informasi, capaian Program Sejuta Rumah sejak dicanangkan April 2015 terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, capaian di 2015 sebanyak 699.770 unit, di 2016 sebanyak 805.169 unit, di 2017 sebanyak 904.758 unit, dan di 2018 melampaui target, yakni 1.132.621 unit.

“Adapun proporsi pembangunan sejuta rumah adalah 70% diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sisanya, sebanyak 30% untuk non MBR,” pungkas Khalawi.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda