Pasokan Apartemen di Tahun 2018 Akan Naik Signifikan

Limpahan pasokan apartemen dari tahun sebelumnya serta ditambah lagi proyek hunian vertikal yang akan selesai pada tahun 2018, diproyeksikan akan menaikan ketersediaan unit apartemen secara signifikan.

(Foto: Istimewa)

RumahHokie.com (Jakarta) – Konsultan properti Colliers Internasional, memproyeksikan akan terjadi kenaikan pasokan unit apartemen yang signifikan pada periode tahun 2018 ini di wilayah Jakarta.

Menurut paparan Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers Internasional, Selasa (09/01/2018), hal itu terjadi akibat dari banyaknya proyek pembangunan apartemen yang belum selesai di tahun 2017.

Awal tahun 2017 lalu, konsultan properti itu memproyeksikan pasokan apartemen di Jakarta mencapai  21.167 unit, namun hanya 38% yang benar-benar selesai hingga saat ini.

Kondisi itu membuat jumlah suplai apartemen di Jakarta akan meningkat secara signifikan, karena limpahan dari pasokan apartemen sebelumnya dan ditambah lagi proyek apartemen yang akan selesai di tahun ini.

Baca Juga: Potensi Pertumbuhan Hunian Vertikal di Tahun Politik

“Kalau melihat dari sisi suplai apartemen, tahun 2018 ini agak ‘mengerikan’. Karena banyak sekali (suplainya), sedangkan untuk tingkat penyerapannya per tahun tidak setinggi pasokannya,” ujar Ferry di gedung WTC I, Jakarta.

Lebih lanjut ia memprediksi, tahun ini pasokan apartemen akan menyentuh angka 34.000 unit. Jumlah unit apartemen tersebut merupakan yang terbesar dari segi pasokan, selama beberapa tahun terakhir.

Jika dilihar dari data yang dihimpun oleh Colliers Internasional, pasokan hunian vertikal di Jakarta hingga tahun 2020 mendatang, akan diprediksi mencapai 62.116 unit dari 104 proyek telah direncanakan dibangun.

Rincian jumlah tersebut terdiri dari 32.429 unit pada tahun 2018; 15.602 unit untuk tahun 2019, dan 14.085 unit di tahun 2020. Dengan penambahan tersebut, total seluruh pasokan unit apartemen di Jakarta pada 2020 akan mencapai 246.000 unit.

Baca Juga: Sepanjang 2017, Penjualan Apartemen di Jakarta Alami Fase Penurunan

Pergeseran Cara Membeli Apartemen
Colliers Internasional juga memaparkan bahwa ada pergeseran yang terjadi di masyarakat dalam hal cara membeli unit apartemen.

Ferry menjelaskan di tahun 2013, banyak orang yang membayar atau mencicil unit apartemen yang dibelinya melalui developer, tanpa lewat bank.

“Cara tersebut sebenarnya berisiko untuk pembeli, karena developer bukan lembaga perbankan yang bisa menjamin jika proyeknya tidak selesai. Kini, banyak pembeli apartemen yang sudah memakai fasilitas pembiayaan dengan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA),” ungkapnya.

Hanya saja, ia menjelaskan membeli apartemen dengan fasilitas KPA cocok bagi masyarakat
yang belum memiliki rumah.

Sedangkan untuk masyarakat yang membeli hunian kedua atau ketiga, sebaiknya tidak membeli apartemen dengan fasilitas pembiayaan tersebut. Mengingat, besaran DP yang dikenakan untuk kepemilikan rumah kedua maupun ketiga cukup tinggi

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda