Pengembang Indonesia Besut Konsep “Satu Hektar, Satu Kecamatan”

Memuluskan target 20 ribu unit rumah, Pengembang Indonesia (PI) melakukan beberapa strategi, salah satunya “Satu Hektar, Satu Kecamatan”.

RumahHokie.com (Jakarta) – Memuluskan target membangun 20 ribu unit rumah hingga akhir tahun ini, Pengembang Indonesia (PI) melakukan beberapa strategi. Salah satunya adalah dengan konsep “Satu Hektar, Satu Kecamatan”.

Menurut Barkah Hidayat, Ketua Umum PI, organisasi yang dideklarasikan pada awal Juli 2017 ini akan menggenjot anggotanya yang kini berjumlah 300-an developer untuk menyukseskan program tersebut. Dia pun optimistis jumlah anggota PI akan terus bertambah.

Baca Juga: Dideklarasikan, PI Mengaku Sebagai Organisasi Penyedia Perumahan Bagi MBR

“Satu hektar ini luasan minimal yang dikembangkan dengan jumlah 60 hingga 80 unit. Dengan jumlah anggota kita yang mencapai 300, dimana satu anggota memproduksi 80 unit, maka ini akan menjadi trigger bagi pasokan unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” jelas Barkah, Senin (1/8/2017).

Selain itu, imbuh Barkah, program ini juga didukung oleh sinergi dengan stakeholder PI, seperti produsen bahan bangunan, agen properti, dan lainnya.

“Kami menggandeng mereka agar bisa bersinergi dan mempercepat pembangunan. Beberapa produsen keramik, panel pintu hingga beton ringan sudah komitmen bekerjasama dan kami menjadikan mereka sebagai anggota PI,” imbuh Barkah.

Baca Juga:  “Uang Siluman” Capai 15%, Pengembang Ogah Bangun Rumah Subsidi

Dengan keberadaan mereka sebegai anggota PI tentunya ada kewajiban untuk melayani, bekerjasama dengan anggota lain dalam urusan pembangunan perumahan.

Misalnya produsen bahan bangunan, Barkah menjelaskan ada pola pembayaran yang memudahkan, 50% pelunasan pembayaran bisa dilakukan saat proses rumah akad kredit.

Sehingga anggota PI bisa mengatur cash flow proyeknya dan akan bisa bernafas panjang dalam membangun rumah MBR ini.

Baca Juga: Harusnya Pemerintah Merevisi Patokan Harga Rumah MBR

“Selain itu kami juga ada bekerjasama dengan produsen beton ringan dan semen. Khusus beton ringan dengan ukuran besar yang akan mempercepat pembangunan rumah. Dalam waktu sebulan satu unit rumah bisa diselesaikan. Sehinggga percepatan, jumlah unit rumah yang terbangun akan lebih banyak,” paparnya.

Dengan konsep sinergi ini, papar Barkah, beberapa anggota PI yang ada di Lampung, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan menargetkan akan membangun sebanyak 2.000 unit rumah hingga akhir tahun ini.

“Tentunya ini akan disusul oleh daerah-daerah lain yang juga akan melakukan konsep yang sama, sehingga pasokan unit rumah yang dikembangkan PI akan lebih cepat dan dapat mendukung Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah,” pungkasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda