Pengembang Serta Agen Properti, Ibarat Gula dan Semut

Selain rencana pembangunan proyek-proyek baru. Indikasi kembali menggeliatnya sektor properti dapat dilihat dari pertumbuhan kantor agen.

Kantor Century 21 Metro menawarkan listing properti di kawasan Harapan Indah dan sekitarnya.

RumahHokie.com (Bekasi) – Sebagian pelaku bisnis mengatakan, kurang menggeliatnya sektor properti terlebih karena efek Pilkada DKI yang menyita pertumbuhan.

Animo masyarakat terhadap sektor properti jadi seolah tertahan sesat. Melemahnya pertumbuhan sektor ini lebih terasa terutama bagi pasar primary.

“Inilah yang membedakan pasar primary dan secondary.  Bagi kami, segmen pasar secondary lebih kebal ketimbang primary,” tegas Yohan Yan, Vice Principal Century 21 Metro.

“Dalam kondisi apapun, pangsa pasar ini mampu bertahan dan terus bertumbuh. Segmen pasar ini masih bisa merangkak naik walau tidak terlalu signifikan. Karena pada umumnya, lebih mudah terterap oleh end user,” ucapnya.

Menurut Yohan, meski kondisi pasar primary lesu, segmen secondary masih lebih gurih dimata pemasar properti. Artinya kebutuhan rumah siap huni lebih menarik bagi end user.

Meski sempat melambat beberapa saat, pertumbuhan di semester II tahun ini diharapkan segera membaik.

Dari data Century 21 Indonesia, kuartal pertama di tahun 2017 tercatat masih stabil. Angkanya tidak naik dan tidak turun. Hampir sama pada kuartal yang sama di tahun lalu.

“Kami optimis, bisnis ini segera menarik minat konsumen properti seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Angin segar bisnis ini sudah mulai dirasakan. Memasuki kuartal II ini saja dari data Century 21 Indonesia, secara keseluruhan ada pertumbuhan 10%.

Kantor Agen Properti Menjamur
Indikasi kembali menggeliatnya sektor properti juga dapat dilihat dari pertumbuhan kantor agen yang mulai hadir, terutama di Bekasi.

“Sejalan dengan rencana pembangunan proyek-proyek baru di kawasan Bekasi dan sekitarnya, memancing para agen untuk membuka jaringannya di Bekasi,” terang Yohan.

Menurutnya, bukan hanya kantor agen ternama tapi juga agen berbendera lokal pun mulai meramaikan pasar properti secondary di Bekasi.

“Pengembang dan agen ibarat gula dan semut. Dimanapun ada pengembangan properti baru, pasti agen akan segera hadir dan mengepung kawasan itu,” imbuh Yohan.

Bagi mereka, perkembangan properti merupakan peluang untuk membesarkan bisnisnya. “Hadirnya sebuah kawasan hunian baru, kami siap melayani kebutuhan konsumen,” paparnya.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda