Perbanyak Ibadah Saat Ramadan, Yuk Hadirkan Mushola di Rumah

Untuk menghasilkan ruang ibadah yang nyaman, Mushola tak membutuhkan luas ruang tertentu. Agar efesiensi energi, Mushola keluarga sebaiknya mendapatkan cahaya alami.

Foto: roemahimpian.blogspot.co.id

RumahHokie.com (Jakarta) – Buat muslim di dunia, Ramadan merupakan bulan suci yang sangat di nanti kehadirannya. Bulan tersebut merupakan momen penuh berkah dalam mendekatkan diri kepada sang Khalik.

Bulan Ramadan dijadikan pula sebagai waktu terbaik selama tiga puluh hari untuk memperbanyak ibadah. Agar khusuk, Anda bisa menghadirkan Mushola di dalam lingkungan hunian.

Supaya nyaman saat menunaikan sholat, penempatan Mushola bisa dilokasikan di dalam maupun di luar rumah. Letaknya dapat dihubungkan dengan tata ruang yang ada di rumah.

Baca juga: Hadirkan Wewangian, Suasana Keluarga Jadi Terbentuk Bersahabat

Jika Mushola berada di luar akan sedikit sekali bersinggungan dengan penataan ruang lain, sehingga akan lebih mudah dalam desain serta mengarahkannya ke kiblat.

Agar efisiensi energi, Mushola keluarga sebaiknya mendapatkan cahaya alami. Selain mengurangi kelembapan ruangan, udara yang masuk bikin ruangan jadi tidak pengap. Ruang pun jadi nyaman untuk difungsikan sebagai tempat ibadah keluarga.

Untuk menghasilkan ruang yang nyaman, Mushola tak membutuhkan luas ruang tertentu. Semakin luas tentu akan semakin mudah dalam menentukan berapa luas yang dibutuhkan.

Bedakan Tinggi Lantainya
Guna membedakan Mushola dengan ruang lainnya, Anda bisa membedakannya dengan tinggi lantainya. Biar tampilannya lebih menarik, sebaiknya pewarnaan dinding menggunakan warna yang nyaman untuk mata.

Dinding dan atapnya usahakan berukuran tinggi agar mushola mempunyai kesan luas dan lapang. Terpenting usahakan agar lantai, karpet, sajadah, serta alas sholat lainnya selalu dalam keadaan kering dan tidak bau. Tujuannya, untuk menjauhkan hal-hal yang dapat mengganggu kekhusukan sholat.

Biar lebih khusuk, usahakan untuk tidak memasang jendela di bagian luar rumah. Konsep ini supaya Mushola tidak dapat terlihatnya dari luar rumah.

Jika memang harus memasang jendela, sebaiknya menggunakan jenis kaca es, dan kaca lainnya yang tidak tembus pandang namun tetap transparan.

Dekorasi juga ruang tersebut lewat hiasan dinding. Hindari penempatan dekorasi Mushola yang berlebihan.

Untuk melengkapi kesempurnaan interiornya, Anda bisa menampilkan hiasan dinding kaligrafi di dindingnya. Selain itu, Anda juga dapat memajang bingkai foto Ka’bah serta ornamen dinding lainnya bertema gaya minimalis.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda