Puzzle Hustle: Psikologi dalam Memasarkan Properti

Manusia itu suka teka-teki. Hanya orang Spanyol yang suka tiki-taka. Rumus hidup ini terjadi karena kita ingin kaya mendadak dengan cuma menebak-nebak.

Foto: conveyancingmatters.com.au

RumahHokie.com – Ada teka-teki yang bikin ramai. Easy Shopping bikin kuis terbuka. Anda harus “beruntung” mendapat angka 110. Langkahnya: dua angka terakhir tahun lahir tambah usia di 2017 kurangi 7.

Anda tahu, kapan pun Anda lahir, dengan rumus itu ya hasilnya 110. Itu matematika sederhana. Anda juga bisa ngarang angka 200, 402, 0, atau 15. Ngawur aja. Kuncinya adalah formula dan pada konstanta tidak bergerak. Ceteris paribus.

Baca Juga: Two Kinds of Life: Taman, Makam, dan Inovasi Marketing

Manusia itu suka teka-teki. Hanya orang Spanyol yang suka tiki-taka. Rumus hidup ini terjadi karena kita ingin kaya mendadak dengan cuma nebak-nebak.

Di properti, hal kayak begini tidak mudah membuat orang mau ambil decision. Beli rumah berhadiah mobil (diundi) tidak banyak memberi pengaruh kepada keputusan terkuat membeli.

Ada motif lain yang lebih kuat daripada cuma dapat HP, kulkas, atau mobil. Hadiah-hadiah seperti itu hanya memberi stimulasi rendah sebagai efek rileks dari ketegangan membeli barang mahal.

Kejutan itu adalah kalau Anda beli cendol berhadiah iPhone. Bukan harga murahnya yang tidak mampu bikin efek hadiah hebat, tapi massive network-nya yang membuat program hadiah jadi efektif.

Baca Juga: Copy Cat and Yes Market: Semua Orang Adalah Pembeli Emosional

Matahari Department Store bisa bikin Anda punya Mercedes dengan hanya belanja kaos kaki. Viral bisnislah yang membuat satuan kontribusi per item jadi efisien.

Jadi, kalau Anda hanya bangun cluster 20 biji, harus punya tiki-taka dan tidak perlu teka-teki. Intinya adalah, semakin sedikit yang bisa dipilih, semakin tidak perlu teka-teki.

Kalau calon isteri ada tiga yang cool, Anda jangan pakai undian gulung kertas. Pakai taktiknya Pep Guardiola. Buatlah ketiganya berada pada stress level tertinggi dan Anda akan bertemu isteri sejati yang ke Pegadaian saja masih bisa senyum.

Karena Anda hanya menitipkan cincin, bukan menggadaikan cinta. Pegadaian: ”mengatasi masalah tanpa masalah”.

Bersama F. Rach Suherman F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda