Raspari Kenalkan Neolith, Material Penutup Lantai dan Dinding

Neolith Indonesia memamerkan berbagai koleksi produk penutup lantai dan dinding yang terbuat dari material alami dengan variasi corak serta ukuran.

Raspari Kenalkan Neolith, Material Penutup Lantai dan Dinding
(Foto: Adhitya Putra-RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Neolith Indonesia menghadirkan koleksi produk pelapis Sintered Stone premium pada pameran Kitchen and Bathroom Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (29/09/2018).

Melalui PT Rapsari Mega Store sebagai distributor, Neolith Indonesia memamerkan berbagai koleksi produk penutup lantai dan dinding yang terbuat dari material batuan alami dengan variasi corak dan ukuran.

Menurut Raja Kamlesh Kalwani, Managing Director PT Raspari Mega Stone, saat ditemui oleh , karakter utama yang terdapat pada produk Neolith adalah ketipisannya.

Baca Juga: Masalah yang Kerap Muncul Pada Dua Material Penutup Lantai Ini

“Kami memiliki empat ukuran ketebalan, yakni 3 milimeter, 6 milimeter, 12 milimeter dan 20 milimeter. Selain itu, slab Neolith mempunyai bidang dengan ukuran 320 cm x 150 cm,” jelas Raja.

Semua produk Neolith didesain dan diproduksi di Spanyol. Material bangunan tersebut hadir dengan 50 variasi warna bergaya alami hingga bernuansa industrial. Untuk jenis finsihingnya, Raja menyebutkan terdapat berbagai pilihan seperti, doff, silk, dan glosy polish.

Baca Juga: Cara Mudah Merawat Lantai Marmer, Ikut Langkah Ini

Melalui variasi yang dimiliki, produk ini dapat diaplikasikan pada berbagai kebutuhan arsitektur maupun interior. Lebih lanjut ia berujar, kekuatan dari Neolith adalah tahan terhadap goresan dan abrasi, tahan berbagai noda cairan serta tahan terhadap paparan api.

“Dengan kelebihan tersebut, produk ini tak hanya dapat digunakan di lantai saja, akan tetapi juga bisa dipakai pada bagian dinding bangunan, kebutuhan pembuatan furnitur lainnya hingga meja dapur (counter top),” ujar Raja.

Baca Juga: Keren! Ada Material Bangunan Masa Depan yang Terbuat dari Jamur

Untuk kepentingan dari pembangunan rumah atau gedung, mereka dapat memberikan kombinasi desain dan finishing. Di Indonesia, Neolith ditawarkan dengan kisaran harga Rp2 juta hingga Rp6 juta per meter persegi.

Raja mengatakan walaupun baru tiga tahun berada di pasar Indonesia, produk Neolith sudah digunakan oleh berbagai proyek, baik itu Business to Business (B2B) maupun Business to Customer (B2C).

“Saat ini yang mendominasi adalah kalangan dari B2C. Banyak klien kami menggunakan produk Neolith untuk digunakan pada rumah mewahnya,” pungkas Raja.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda