Rumah Beton 3D yang Dibangun Hanya Membutuhkan Waktu 48 Jam

Menggunakan material mortar cepat kering khusus, hunian seluas 1.076 meter persegi itu dibangun hanya dalam waktu 48 jam.

Fasad bangunan rumah yang dibuat menggunakan teknologi 3D printing. (Foto : inhabitat)

RumahHokie.com (Milan) – Seorang arsitek bernama Massimiliano Locatelli dari biro konsultan CLS Architetti dan Arup telah menangani satu proyek inovasi dalam membangun sebuah rumah dalam bentuk 3D.

Menggunakan material mortar cepat kering khusus, hunian seluas 1.076 meter persegi itu dibangun hanya dalam waktu 48 jam.

Sang arsitek, Massimiliano Locatelli membayangkan rumah cetak 3D ini bisa dibangun di mana saja dan menjadi alternatif perumahan yang bisa diterapkan di masa depan.

“Visi saya adalah untuk mengintegrasikan bentuk-bentuk baru yang lebih organik di area lanskap sekitarnya maupun pada arsitektur kota,” jelas Locatelli

Baca Juga : Desain Rumah Karya Zaha Hadid Ini Seperti Pesawat Luar Angkasa

Walaupun rumah contoh, namun hunian ini memiliki fasilitas lengkap, seperti kamar mandi, selayaknya rumah pada umumnya. (Foto : inhabitat)

Dikutip dari Inhabitat, dalam proses pembuatannya, proyek inovasi rumah ini dibangun oleh bantuan robot portabel dengan melalui percetakan 3D. Mereka meyakini melalui cara pembangunan seperti itu dapat mengurangi limbah konstruksi tanpa mengurangi estika keindahan dari bangunan.

Bangunan yang pertama kali dibuat dari proses printer beton 3D mobile Cybe ini dapat dikonstruksi dan dipasang kembali di tempat lainnya, jika sang pemilik ingin pindah lokasi yang berbeda.

Dengan penggunaan mortar khusus yang disebut Cybe Mortar,  material beton yang diaplikasikan pada bangunan tempat tinggal masa depan itu hanya membutuhkan waktu 24 jam untuk mencapai tingkat kekeringan.

Baca Juga : Memaksimalkan Tampilan Interior pada Rumah Tipe 21, Ini Tipsnya!

Locatelli membuat rancangannya nampak dinamis dengan dinding yang melengkung. Memiliki gaya arsitektur modern minimalis, hunian inovatif satu lantai tersebut berisi empat ruang terpisah, yang dibuat selayaknya rumah konvensional.

Publik akan menemui berbagai ruang, seperti ruang tamu, dapur, kamar tidur dan kamar mandi yang dibangun dalam 35 modul.

Dibagian dindingnya, bangunan ini dilengkap pula dengan tekstur yang khas sebagai aksen dekoratif. Siapa pun yang masuk kedalamnya, akan merasakan interior yang nyaman dan penuh kehangatan.

Meskipun baru berbentuk prototipe, rumah yang dibuat dari beton cetak 3D ini cukup ‘mencuri’ perhatian dalam ajang pameran Salone del Mobile 2018 di Milan, Italia.

Menarik ya, Hokie People!

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda