The Saint Market: Konsep Sederhana Bisa Lebih Dahsyat

Terkadang untuk sukses di bisnis properti, tidak harus memikirkan crowd analysis, demographic, behavioural, dan market study.

Cilandak Town Square (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com – Seperti burung laut booby yang kedapatan terbang sejauh 8.000 km dari Karibia ke Inggris, alam kreatif makhluk Jakarta suka jauh sekali.

Pasar Santa, misalnya. Ini pasar biasa di sekitar Gereja Santa di Jalan Cisanggiri/Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan. Keliaran kreatif anak-anak muda menyulap jadi kafe-kafe semarak tanpa kehilangan rasa rakyat.

Ini bukan kafe yang berlomba saling mewah, tapi Pasar Santa berlomba saling nyaman di antara lapak-lapak di gang sempit ala pasar beneran. Hebat!

Baca Juga: Konsep Properti Tentukan Siapa Target Marketnya

Pengunjung ramai karena pergi ke sana memberi Anda identitas gaul. Unik banget.

Anda tidak dapat menciptakan identitas properti di lingkungan seperti itu karena Anda bisa kalah crowd jika maksa mau bikin area properti dengan konsep seperti itu.

Maka, pakem-pakem konsep pengembangan di properti jadi layu. Lihatlah. Ada berapa banyak konseptor yang kecele karena melakukan duplikasi yang salah.

WTC Mangga Dua yang terhempas karena gagal melakukan terjemahan Pasar Pagi/ITC Mangga Dua yang semrawut tapi disukai orang sampai sekarang.

Ada berapa banyak yang gagap usaha saat gagal membuat culinary hang-out ala Cilandak Town Square (Citos).

Baca Juga: Dongkrak Sektor Properti, Developer Harus Jeli Melihat Potensi Pasar

Uang bukan segalanya, meski segalanya pakai uang. Pasar Santa pakai uang meski recehan milik kaum muda yang bakal tidak mampu digerudug oleh uang besar raja properti.

Jangan coba-coba bikin sejenis ini, kecuali Anda memang bercita-cita bangkrut. Success case di Pasar Santa ini memberi makna bahwa kita selalu belajar dari orang yang bahkan nggak ngerti apa-apa tentang bisnis properti yang mikirin crowd analysis, demographic, behavioural, dan market study.

Udahlah, kadang yang simple justru dahsyat. Wajah desa rezeki kota.

Bersama F. Rach Suherman F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda