Samsung Gelontorkan USD14 Miliar untuk Pengembangan Inovasi IoT

Melalui aplikasi SmartThings yang meluncur di musim semi 2018, seluruh produk Samsung ELectronics akan mulai saling terkoneksi di masa mendatang.

Ki-Ka: Yoon Lee, Senior Vice President Samsung Electronics America, dan Joe Stinziano, Executive Vice President of Samsung Electronics America ketika menjelaskan mengenai aplikasi SmartThings pada produk mereka. (Foto: Samsung Electronics Amerika)

RumahHokie.com (Amerika Serikat)Samsung Electronics Co., Ltd menyampaikan visi dan strategi untuk pengalaman kecerdasan Internet of Things (IoT) di masa depan, pada acara Consumer Electronics Show (CES) 2018.

Perusahaan asal Korea Selatan itu mengumumkan rencananya untuk meningkatkan pengadopsian IoT melalui platform terbuka yang konsisten, dan cerdas.

Dengan berbagai jajaran produk home appliances, mereka akan membuat semua perangkat terkoneksi dengan mudah.

Hal itu terlihat pada komitmen Samsung Electronics yang menggelontorkan dana lebih dari USD14 miliar pada 2017 lalu untuk penelitian dan pengembangan.

Baca Juga: Samsung The Frame, Perangkat Televisi Layaknya Karya Seni

“Kami berkomitmen untuk mempercepat pengadopsian IoT untuk semua orang dan membuat cerdas seluruh perangkat Samsung yang saling terkoneksi pada tahun 2020,” kata Hyunsuk (HS) Kim, President Head of Samsung’s Consumer Electronics Division and Samsung Research melalui siaran pers yang diterima RumahHokie.com, Rabu (10/01/2018).

Lebih lanjut Hyunsuk berujar, bahwa peningkatan ini akan membantu konsumen mendapatkan manfaat dari kehidupan yang saling terhubung dengan lancar dan mudah.

Filosofi IoT dibangun di atas inovasi terbuka. Dengan cara itu, membuatnya mudah diakses oleh lebih banyak orang dan dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan setiap penggunanya.

Aplikasi tersebut dapat menghubungkan dan mengontrol perangkat seperti smartphone, televisi, kulkas dan perangkat elektronik lainnya hanya melalui satu aplikasi. Konsumen akan dapat mengatur peralatan di rumah tangga yang sudah saling terkoneksi dari mobil ataupun sebaliknya.

Baca Juga: Teknologi QuickDrive Samsung Berikan Kecepatan Dalam Mencuci

Misalkan saja, pada tahun 2018 ini melalui Samsung Smart TV  dan kulkas Family Hub yang  memiliki kontrol suara via Bixby untuk membuat pekerjaan rumah sehari-hari menjadi lebih ringan.

Langkah maju mereka juga ditunjukan dengan membangun sistem Artificial Intelligence (AI) Center baru sebagai bagian konsolidasi dari unit Samsung Research. Samsung Electronics membuat AI Center di empat lokasi, yakni Toronto, Montreal, Cambridge (UK) dan Rusia.

Karena peningkatan konektivitas membutuhkan peningkatan keamanan, Samsung Electronics telah memasukkan teknologi Knox ke dalam perangkat home appliances produksi mereka.

Hadirnya teknologi Knox akan melindungi sistem keamanan hardware serta pembaruan firmware untuk membantu memastikan bahwa semua perangkat yang saling terkoneksi terlindungi.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda