SCG Gunakan Prinsip Circular Economy untuk Jalankan Bisnisnya di Indonesia

Terdapat tiga sektor bisnis utama yang tengah dijalankan oleh Siam Cement Group (SCG) di Tanah Air, yakni Cement-Building Materials, Chemicals, dan Packaging.

Siam Cement Group, SCG, prinsip circular economyAnusorn Potchanabanpot
Country Director SCG Indonesia yang baru Anusorn Potchanabanpot, menggantikan Nantapong Chantrakul (Foto: dok. SCG)

RumahHokie.com (Jakarta)Siam Cement Group (SCG), perusahaan material bangunan asal Thailand, mengumumkan komitmennya menggunakan prinsip circular economy dan sustainable development dalam menjalankan tiga bisnis utama mereka di Indonesia.

Ditemui di Jakarta, Rabu (16/01/2019), Country Director SCG Indonesia, Anusorn Potchanabanpot, menjelaskan SCG telah mengembangkan dan mengimplementasikan rangkaian dalam prinsip circular economy dan sustainable development di semua sektor bisnis mereka di Tanah Air.

Ia menyebutkan, implementasi prinsip tersebut digunakan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tanpa mengesampingkan kehidupan masyarakat dan kualitas lingkungan alam.

Baca Juga: SCG Akan Laksanakan 6 Strategi untuk Dorong Pertumbuhan di Indonesia

Circular economy dan sustainable development kami didasarkan pada prinsip-prinsip internasional tentang good corporate governance yang melingkupi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” jelas Anusorn.

Terdapat tiga sektor bisnis utama yang tengah dijalankan oleh SCG di Tanah Air, yakni Cement-Building Materials, Chemicals, dan Packaging.

“Kami akan terus mengembangkan tiga bisnis utama itu di Indonesia. Akan tetapi, untuk beberapa langkah strategis, saat ini kami sedang menunggu dan melihat kondisi selanjutnya sampai Pemilu 2019 selesai dilangsungkan. Kami berharap semuanya berjalan baik,” ujar Anusorn.

Baca Juga: Melalui AddVentures, SCG Dukung Perusahaan Rintisan di Indonesia

Perusahaan itu memulai operasi bisnisnya di Indonesia sejak tahun 1995 dalam bisnis trading dan perlahan-lahan mengembangkan investasi bisnisnya pada industri cement-building materials, chemicals, dan packaging.

Anusron yang baru saja menjabat menjadi Direktur SCG Indonesia menggantikan Nantapong Chantrakul itu juga menjelaskan bahwa pihaknya terlibat pula dalam pembangunan berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Melalui produk beton Jaya Mix, kami terlibat dalam pembangunan infrastuktur yang dibuat Pemerintah Indonesia, diantaranya Bandara baru Kulon Progo Yogyakarta, proyek Jalan Tol Trans Sumatera serta proyek Jalan Tol Trans Jawa,” ujarnya.

Baca Juga: SCG Undang Semua Sektor untuk Dukung Penerapan Circular Economy

Sejak tahun lalu, SCG juga memperluas investasinya melalui perusahaan rintisan (star-up) yang bergerak di bidang marketplace, automation, dan bidang teknologi lainnya.

Tercatat, mereka menginvestasikan dananya untuk perusahaan rintisan di Indonesia, seperti Rarali dan Dekoruma.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda