Sedang di Dalam Bangunan Ketika Gempa, Apa yang Harus Dilakukan?

Ketika terjadi gempa bumi dan sedang berada di dalam bangunan gedung atau rumah, diperlukan langkah yang tepat, agar mengurangi dampak risiko bencana alam tersebut terhadap keselamatan jiwa.

Gempa Bumi-RumahHokie.com-istimewa
(Ilustrasi Gambar: tribun jateng)

RumahHokie.com (Jakarta) – Telah terjadi gempa bumi yang melanda Jakarta dan daerah di sekitarnya, Selasa (23/01/2018). Warga masyarakat merasakan guncangannya sekitar pukul 13.36 WIB selama kurang lebih selama satu menit.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun twitter @infoBMKG menyebutkan gempa bumi di wilayah Jakarta dan sekitarnya berpusat di Lebak Banten dengan besaran mencapai 6,1 Magnitudo dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Lebih lanjut diterangkan, selain di Jakarta dampak dari guncangan gempa bumi itu berpotensi dirasakan di beberapa wilayah, seperti Tangerang Selatan, Bogor, serta daerah di sekitarnya.

Baca Juga: Hebat! Tempat Tidur Anti Gempa Ini Bisa Lindungi Nyawa Penggunanya

Kejadian tersebut membuat banyak masyarakat merasa khawatir. Sebagian besar memilih untuk segera keluar dari dalam bangunan rumah maupun gedung, terutama bagi para karyawan yang bekerja di gedung perkantoran yang tinggi.

Lalu, bagaimana sebenarnya sikap Kita jika terjadi gempa bumi disaat  berada di dalam sebuah bangunan, baik gedung tinggi maupun di rumah?

Dikutip dari beberapa sumber, ada beberapa hal yang harus dilakukan ketika terjadi bencana gempa bumi, agar mengurangi terkena resiko bencana gempa.

Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) merilis beberapa tips dalam merespon bencana gempa bumi. Jika guncangan reda, penghuni rumah atau gedung segera keluar dengan tertib. Gunakan tangga biasa atau tangga darurat dan jangan gunakan lift.

Baca Juga: Bisa Mengapung Ketika Banjir, Lahan Parkir Ini Pas untuk Jakarta

Bersikap tenang saat beranjak ke titik kumpul yang bebas dari keberadaan pohon atau tiang listrik. Hindari berada di sekitar bangunan yang berpotensi runtuh.

Gempa juga terkadang menimbulkan tanah longsor. Oleh karenanya hindari pula kawasan dekat tebing atau jurang, usahakan untuk bisa berada di alam terbuka dan tanah lapang.

Kemudian, jika gempa sudah mereda periksalah kondisi atap, dinding bangunan serta instalasi listrik dan gas.

Apabila sedang ada di rumah, pastikan kompor sudah dimatikan. Jika tercium bau gas segera tutup dan cabut katup penghubung tabung gas.

Jika mendapati adanya kerusakan listrik yang timbul akibat gempa bumi, segera matikan sumber listrik di rumah agar tidak terjadi konsleting listrik yang dapat menimbulkan bahaya lebih lanjut.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda