Sejumlah Karya Interior Indonesia Akan Hiasi Perhelatan Desain di Milan

ICAD akan menampilkan sejumlah karya desain interior hasil kolaborasi dengan berbagai seniman dari Tanah Air pada ajang Superdesign Show di Milan, Italia.

ICAD2108-Jenggala_vases-RumahHokie.com-istimewa
(Foto: icad)

RumahHokie.com (Jakarta) – Setelah berhasil melewati proses kurasi oleh Artura, ragam karya elemen interior Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) tampil sebagai perwakilan untuk pertama kalinya pada ajang Superdesign Show 2018 mendatang.

Superdesign Show merupakan bagian dari perhelatan dalam industri desain interior terbesar di dunia, yakni Milan Design Week 2018.

Diselenggarakan pada tanggal 17 April hingga 22 April 2018 mendatang di Superstodio Più, Milan, Italia, ICAD akan menampilkan sejumlah karya desain interior hasil kolaborasi dengan berbagai seniman dari Tanah Air.

Baca Juga : Deretan Furnitur dan Elemen Dekoratif Interior ‘Nyeleneh’ di Ajang ICAD 2017

Pameran desain dan arsitektur di Superstudio Più dimulai sejak tahun 2000 dalam rangka menampilkan ide-ide terpilih oleh desainer terbaik dari seluruh dunia.

Selama 18 tahun terakhir, kegiatan ini telah berlangsung dengan sukses, dan telah tumbuh menjadi acara yang dihargai secara internasional.

Menurut rilis yang diterima RumahHokie.com, Senin (09/04/2018), pameran kurasi ICAD ini mengusung tema ‘Java Blues’. Karya interior yang terpilih kesemuanya mengangkat budaya dan tradisi Jawa dengan mengemasnya secara kekinian.

Dalam kepercaya Jawa, warna biru mengekspresikan hubungan dan perasaan manusia terhadap Sang Pencipta, sesama manusia, dan juga alam.

Warna tersebut juga melambangkan kerajaan dan kekuatan. Melalui tema tersebut, ICAD mencoba untuk menerjemahkan latar belakang itu ke dalam karya rancangan interior bergaya kontemporer.

Pengejawantahan itu bisa terlihat dari karya dekoratif interior yang dihasilkan melalui penggunaan material seperti kuningan, tembaga, batik, keramik, sert xylografi (cukil kayu).

Baca Juga : Berbagai Inspirasi Elemen Interior Rumah yang Terbuat dari Vespa

Terdapat pula perhiasan emas yang didesain dari sudut pandang dan gaya yang kini. Para seniman mengeksplorasi bagaimana kerajinan tradisional berhasil beradaptasi dengan modernitas.

Keberhasilan eksplorasi estetika itu menunjukkan bahwa kekayaan budaya tradisional masih relevan dan dapat diterapkan di dalam kehidupan masa kini.

Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan negara yang multikultural dan menyimpaan banyak kekayaan, termasuk lebih dari 700 bahasa dan 1340 etnik.

Setiap kelompok etnis memiliki ciri khas seni, arsitektur dan perumahan, masakan, kostum, festival, musik, tarian, ritual, mitos, filosofi, dan bahasa masing-masing.

Dengan keikutsertaan ICAD dalam ajang Superdesign Show di Milan, akan membantu mempromosikan karya-karya dari pelaku kreatif Indonesia, yang berani mendorong batasan dan menghadapi tantangan persepsi dalam desain kontemporer.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda