Setelah Dilupakan, Material Teraso Jadi Tren Interior 2018

Sempat menjadi material favorit banyak kalangan di era tahun 1970 hingga tahun 1980-an, teraso kembali menjadi tren sebagai elemen interior hunian 'jaman now'.

Penggunaan material teraso yang dipasang pada bagian lantai dan dinding, akan memperkuat karakter ruangan. (Foto: dzekdzekdzek)

RumahHokie.com (Jakarta) – Setelah sempat menjadi material favorit banyak orang di era tahun 1970 hingga tahun 1980an, teraso kembali menjadi tren sebagai elemen interior hunian. Kini penggunaannya tak berbatas pada penutup lantai saja, namun dipakai pula untuk keperluan estetika lainnya pada sebuah ruangan.

Terbuat dari campuran semen dan pasir yang dikombinasikan dengan pecahan marmer, keramik, kaca, hingga kulit kerang, membuat teraso memiliki tampilan cantik nan artistik.
Kombinasi tersebut juga membuat material tersebut kaya akan ragam motif dan warna.

Selain itu, penggunaan teraso akan mampu memberi rasa sejuk pada ruangan jika kondisi cuaca di luar sedang panas dan begitu pula sebaliknya.

Baca Juga: Mengenal Aneka Material Secondary Skin Pada Fasad Bangunan

Kepopularan material teraso mengalami masa puncak pada tahun 1970 hingga periode tahun 1980-an. Berbagai bangunan, mulai dari rumah tinggal, kantor, dan hotel, menggunakannya sebagai material penutup lantai.

Material teraso juga cantik dipasang pada area anak tangga, sehingga menjadi point of interest bagi ruangan. (Foto: wildandgrizzly)

Tampilan visualnya yang cantik juga didukung pula dengan daya tahan teraso yang mumpuni.
Hal itu bisa dilihat dari berbagai bangunan yang menggunakan material tersebut yang hingga
kini masih bertahan kecantikannya.

Walaupun pesonanya sempat tergeser oleh kehadiran material keramik, di tahun 2018 ini teraso kembali hadir menjadi tren dalam dunia desain interior maupun desain produk.

Baca Juga: Ragam Elemen Dekorasi Ruang yang Terbuat dari Material Bambu

Jika dahulu, teraso hanya digunakan sebagai material penutup lantai, seiring dengan kemajuan teknologi saat ini, materia tersebut dapat digunakan pada berbagai hal.

Dikutip dari Casa Indonesia, diperkirakan tren penggunaan teraso pada tahun 2018 ini akan muncul pada bagian-bagian interior seperti dinding ruangan, table top di area dapur, bahkan juga digunakan sebagai salah satu bagian material pembentuk kursi dan lampu hias.

Corak dan warna unik yang dimiliki oleh material teraso juga pantas diaplikasikan pada bagian table top di dapur. (Foto: wildandgrizzly)
Material teraso juga bisa menjadi bagian dari desain kursi kontemporer yang cantik. (Foto: sightunseen)
Ragam motif dan warna yang terdapat pada teraso, menghadirkan aksen indah pada produk lampu hias ini. (Foto: thespruce)

Apabila anda ingin mengganti tampilan dan suasana hunian, mungkin mengaplikasikan material teraso pada bagian tertentu pada ruangan, akan membangun karakter yang berbeda.

Menarik bukan?

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda