SPS Group Tanggapi Berita Banjir Villa Kencana Cikarang

rumah-subsidi-MBR-villa-kencana-cikarang-arrayan-bekasi-development-rumahhokie-anto-erawan
Rumah subsidi besutan PT Arrayan Bekasi Development: Villa Kencana Cikarang (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo Mei 2017 lalu, perumahan Villa Kencana Cikarang (VKC) banyak diburu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin mendapatkan rumah subsidi.

Kehadiran Presiden Jokowi meresmikan proyek seluas 105 hektar tersebut diakui sangat berpengaruh terhadap penjualan rumah, tak hanya Villa Kencana Cikarang, tetapi juga produk hunian yang dibangun SPS Group selaku pengembang VKC. Demikian penuturan Tuti Mugiastuti, General Manager SPS Group.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan 8.700 Rumah Pekerja dengan Uang Muka Rp1 Jutaan

“Hal tersebut terbukti, dimana sepanjang tahun 2017 lalu, kami berhasil membukukan penjualan sebanyak 15.000 unit,” ungkap Tuti kepada awak media di gelaran Indonesia Properti Expo 2018, Jumat (9/2/2018).

Selain kehadiran Jokowi ke proyek VKC, imbuh Tuti, hal lain yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih VKC adalah komitmen SPS Group dalam upaya memberikan lingkungan hunian yang layak dan nyaman.

Baca Juga: Asmat Amin: Kami Bangga Bisa Sediakan Hunian Layak Bagi MBR

“Kami sangat mempertimbangkan aspek infrastruktur yang ada di kawasan ini (VKC). Dari jalan ‘boulevard’ yang lebar, ketersediaan air bersih hingga kondisi aliran sungai yang ada didalam kawasan sangat kami perhatikan,” ucap Tuti.

Hanya Sebagian Kecil
Menanggapi berita yang dipublikasikan beberapa media belakangan ini, Tuti mengakui, kondisi cuaca ekstrem beberapa hari lalu memang menyebabkan kawasan Villa Kencana Cikarang terendam banjir, namun hanya sebagian kecil.

“Dari 8.647 unit yang dibangun, hanya 50 unit yang terkena dampak banjir. Ini artinya hanya 0,5% dari total luas kawasan,” tukasnya.

Tuti pun menjelaskan, bahwa standar kualifikasinya sudah di atas peil banjir, artinya ketinggian muka tanah secara hidrologi paling aman dari risiko banjir.

Baca Juga: Peruntukan Area Perumahan Bersubsidi Harus Diperbanyak

“Aliran sungai di kawasan VKC sudah sangat baik karena kami rutin melakukan normalisasi agar sungai tidak mengalami pendangkalan. Terbukti sepanjang tahun 2017 tidak pernah terjadi banjir,” tuturnya.

Menurut Tuti, salah satu penyebab VKC mengalami banjir adalah kondisi sungai di luar kawasan yang berada di permukiman warga belum dinormalisasi, sehingga tidak mampu menahan derasnya debit air.

“Karena tidak mampu menahan derasnya air, akhirnya debit air itu berbalik dan masuk ke kawasan perumahan kami,” imbuhnya.

Pihaknya berharap penghuni Villa Kencana Cikarang tidak perlu panik menghadapi kondisi tersebut, karena SPS Group saat ini sedang koordinasi dengan Dinas Pengairan dan Pemda dalam mengatasi kondisi tersebut agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Kami juga menyarankan kepada Pemda setempat untuk segera melakukan normalisasi sungai yang ada di wilayah-wilayah yang pembangunan propertinya sedang pesat,” urai Tuti.

Baca Juga: Sukseskan Sejuta Rumah, Pemerintah Jangan Buat Aturan Kontradiktif

Di sisi lain, Tuti memaparkan, SPS Group akan menghadirkan beberapa proyek di 2018 ini, di antaranya Grand Cikarang City 2 yang diharapkan dapat mengulang sukses dari proyek terdahulu nya Grand Cikarang City (GCC).

“Lokasinya hanya sekitar lima kilometer dari GCC dan kami sudah menguasai lahan seluas 70 hektar untuk pembangunan proyek tersebut. Saat ini persiapan pembangunan sudah sekitar 90% dan diharapkan dalam waktu dekat proyek ini akan segera dimulai,” pungkas Tuti.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda