Strategi Marketing di Tengah Perubahan Perilaku Konsumen Properti

Sekarang bukan eranya rutinitas marketing seperti melakukan iklan di media cetak, TV, radio, spanduk, billboard, dan media lain dengan harapan mendapat telepon masuk dari calon konsumen.

widodo-cimanggis city - by anto erawan - rumahhokie - dok
Widodo (ilustrasi: Anto Erawan - RumahHokie.com)

Oleh: Widodo

RumahHokie.com (Jakarta) – Tempat tinggal alias papan merupakan kebutuhan manusia yang paling utama selain pangan dan sandang. Mempunyai hunian—baik rumah tapak maupun apartemen—merupakan sebuah keharusan. Bisa dengan cara menyewa ataupun membeli.

Untuk dapat membeli hunian, tentu Anda harus memiliki sejumlah uang tunai dengan nilai tertentu, namun bisa juga diperoleh dengan meminjam dari bank.

Baca Juga: Lima Strategi Marketing Produk Properti “Zaman Now”

Seiring dengan makin bertambahnya pertumbuhan jumlah penduduk, kebutuhan tempat tinggal terus meningkat signifikan. Kondisi ini direspon para pengembang properti untuk memasarkan produk-produk terbaiknya dengan harapan dapat diterima oleh pasar.

Dengan kondisi tersebut, jumlah pengembang properti juga mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dan otomatis bertambah pula jumlah produk yang dipasarkan.

Agar produk propertinya laris, sebagian besar para pengembang properti menawarkan berbagai macam kemudahan kepada para calon pembeli, misalnya dengan program diskon, pemberian hadiah, kemudahan cara bayar dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tips Sukses Presentasi Produk untuk Sales Properti

Pada kondisi sekarang ini, dimana kebutuhan hunian yang terus meningkat dibarengi dengan pertambahan jumlah unit yang ditawarkan oleh para pengembang yang selalu meningkat, idealnya adalah semua produk properti yang ditawarkan akan dapat dengan cepat terserap, tetapi kenyataannya adalah tidak seperti yang diharapkan.

Hal ini bisa terjadi selain karena kondisi ekonomi global yang sedang kurang menguntungkan, dikarenakan banyaknya jumlah pasokan produk-produk properti yang tidak semuanya dengan mudah diterima oleh calon pembeli.

Sekadar Awareness
Untuk menyikapi hal ini, sudah barang tentu dibutuhkan strategi-strategi yang tepat. Solusinya, selain menjalankan program-program aktivitas marketing yang sudah umum dilakukan, juga harus melakukan strategi khusus sesuai dengan tren pola perilaku calon pembeli saat ini.

Baca Juga: Sales Properti: Dua Hal yang Bikin Customer Kabur

Sekarang sudah bukan lagi eranya rutinitas aktivitas marketing seperti melakukan iklan di media cetak, TV, radio, pemasangan spanduk, billboard, dan media lainnya berharap langsung mendapatkan respon telepon masuk (call in), orang datang (walk in) ke kantor marketing meningkat secara signifikan.

Aktivitas-aktivitas ini perlu tetap dilakukan, akan tetapi harus mempertimbangkan segmentasi pasar yang akan dituju. Karena kegiatan ini hanya merupakan awareness untuk lebih memperkuat informasi program promosi yang sedang berjalan.

Beberapa Strategi Baru
Strategi saat ini yang sebaiknya dilakukan adalah dengan cara berinteraksi langsung dengan para calon pembeli sehingga mereka berkenan mendatangi lokasi proyek untuk merasakan pengalaman (experience) langsung. Pembeli juga diinformasikan kelebihan proyek properti tersebut dan keuntungan apa yang bakal didapat jika membelinya.

Hubungan dengan media pemberitaan pun harus dibina dengan baik. Pasalnya, media inilah yang akan menyampaikan bagaimana progres pembangunan berjalan, informasi mengenai kegiatan-kegiatan promosi yang sedang dijalankan dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tips Sales Properti: Bebek Hanyut dan Tiga Hal Penting Sebelum Closing

Idealnya, setiap bulan dibuat materi press release untuk diberitakan. Tujuannya agar produk properti yang sedang dipasarkan tetap eksis.

Setelah kegiatan promosi berjalan, hal yang paling penting adalah kemampuan tim sales. Tim ini harus benar-benar dapat mengomunikasikan langsung dengan baik kepada konsumen tentang keunggulan produk yang ditawarkan.

Agar tercipta tim sales yang bagus, kegiatan coaching ataupun training harus sering dilakukan. Kegiatan ini bisa berisi product knowledge proyek yang ditawarkan atau juga motivasi kepada anggota tim. Jangan lupa, berikan reward bagi mereka yang berhasil.

Widodo adalah praktisi branding properti yang saat ini menjabat Manajer Marketing Apartemen Cimanggis City. Artikel ini adalah pendapat pribadi penulis.

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda