Tahap Pertama, LRT City Urban Signature Bangun Tower Azure dan Beige

Berdiri di lahan seluas 6,2 hektar, LRT City Ciracas - Urban Signature terdiri dari lima menara apartemen, area komersial, dan fasilitas.

adhi karya - PT Adhi Commuter Properti - LRT City Urban Signature - talk show TOD - rumahhokie - dok
Foto: dok. Adhi Commuter Properti

RumahHokie.com (Jakarta) – Memulai tahap pertama LRT City Ciracas – Urban Signature, PT Adhi Commuter Properti, anak usaha PT Adhi Karya (Persero), Tbk. melakukan groundbreaking dua menara pertama: Azure dan Beige, Ahad (2/12/2018).

Berdiri di lahan seluas 6,2 hektar, LRT City Ciracas – Urban Signature terdiri dari lima menara apartemen. Pada tahap pertama, akan dikembangkan dua menara, yaitu Tower Azure (1.087 unit) dan Tower Beige (543 unit).

Baca Juga: Tutup Atap, Serahterima LRT City Jaticempaka Dijadwalkan Akhir 2019

Menurut rencana, Tower Azure dan Beige akan memasuki tahapan topping off pada Desember 2019, dan selanjutnya mulai diserahterimakan kepada pembeli pada Maret 2021.

Indra Syahruzza, Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran ACP mengatakan, LRT City Ciracas – Urban Signature, merupakan proyek mixed-use yang dikembangkan dalam Kerjasama Operasi (KSO) antara PT Adhi Commuter Properti dengan PT Urban Jakarta Propertindo, dengan nilai investasi Rp2,6 triliun.

“Proyek yang berisi hunian, komersial, dan fasilitas pendukung ini dikembangkan di lahan yang berada di sisi stasiun LRT Ciracas,” kata Indra.

Baca Juga: Adhi Karya Optimistis LRT City Mampu Bantu Urai Kemacetan

Sementara itu, Taufiq Hardiyansyah, Project Director LRT City Ciracas – Urban Signature mengatakan, proyek ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Sejak proyek ini diluncurkan, sebanyak 49% telah terjual.

“Kami optimistis, kedua tower ini akan sold out di tahun 2019. Dan dalam kurun waktu satu tahun, harga unit apartemen telah mengalami kenaikan lebih dari 25%,” ungkapnya.

progres pembangunan LRT City Urban Signature Ciracas - adhi karya - rumahhokie - dok
Progres pembangunan LRT City Ciracas – Urban Signature (Foto: Dok. Adhi Commuter Properti)

Konsep TOD
Lebih lanjut, Taufiq memaparkan, kawasan ini dikembangkan dengan konsep TOD (transit oriented development), yang mengoptimalkan penggunaan angkutan masal—dalam hal ini adalah LRT—serta mengutamakan jalur pejalan kaki dan sepeda.

“Dikembangkan dengan tema ‘Urban Life Style’, kawasan ini dikembangan sesuai dengan gaya hidup kaum urban, yaitu modern, serba cepat, dinamis dan kreatif,” jelasnya.

Baca Juga: Inilah 5 Prinsip Pengembangan Transit Oriented Development (TOD)

Kawasan LRT City Ciracas – Urban Signature, dikembangan dengan konsep Urban Oasis, dimana kawasan ini akan menjadi oasis yang meyegarkan di tengah padatnya Ibukota Jakarta.

“Salah satu penerapan konsep tersebut, adalah adanya green belt di antara tower-tower apartemen. Dengan luas lahan 312,4 m2, green belt ini akan menjadi public outdoor activity,” kata Taufiq.

Baca Juga: Di Tangan Pengembang BUMN, Proyek TOD Dinilai Kurang Greget

Selain itu, kawasan hunian ini juga akan dilengkapi dengan komersial area, pool garden dan roof garden, sarana ibadah, event space, plaza, halte, dan akses menuju stasiun LRT Ciracas.

Sejalan dengan beroperasinya LRT Jabodebek di tahun 2019, imbuh Taufiq, dia optimistis proyek ini akan diserap masyarakat.

“Dengan lokasi yang sangat strategis dan hanya membutuhkan waktu singkat menuju pusat kota Jakarta dengan LRT, tentu proyek ini akan menjadi pilihan bagi kaum suburban, yang berkerja di Jakarta,” pungkasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda