Tips Broker Properti: Ketahui Nilai Psikologis Sebuah Rumah Agar Terjual Mahal

Agen properti sebaiknya menggali nilai hiperbola dari listing-listing milik Anda, sehingga meningkatkan nilai psikologis di mata konsumen.

rumah-uang-duit-anto-erawan
Foto: Anto Erawan (RumahHokie.com)

RumahHokie.com – Pesanlah gulai kepala ikan. Paling harganya cuma Rp60 ribu seporsi. Anda tahu, masaknya perlu 30 menit dengan aneka remah-rempah bumbu.

Sekarang, tengoklah beberapa iris tuna ala Jepang yang mentah total. Harganya bisa Rp100 ribu seporsi. Kalau Anda mampir ke Sukiyabashi Jiro Roppongi Hills di Minato, Tokyo dan pesan ohtoro dari blue fin tuna belly, harganya bisa USD300.

Baca Juga: Tips Sukses Melakukan Negosiasi Bagi Broker Properti

Sebuah rumah dengan arsitektur “seadanya” bernana Bel Air Spec Manor di Los Angeles, berharga USD250 miliar atau setara dengan Rp3 triliun.

Rumahnya kotak memanjang berundak tiga tidak terlalu indah secara estetik arsitektural. Bandingkan saja dengan karya-karya Zaha Hadid atau Ridwan Kamil. Tapi itulah. Simple tidak berarti murah dan sembarangan.

Baca Juga: Tips Bagi-bagi Komisi Agar Agen Properti Tak “Berkelahi”

Rumah atau gedung punya wibawa menggetarkan karena beberapa hal, yaitu: lokasi, model, harga, dan siapa pemiliknya.

Rumah Soeharto di Jalan Cendana 10, Jakarta pusat sudah pasti super mahal kalau dijual meskipun fisiknya biasa-biasa saja. Sementara, rumah Suharti bisa lebih elegan arsitektutnya, tapi cuma buat rumah makan ayam goreng.

Mar-A-Lago milik Donald Trump dahsyat harganya. Orang juga harus bayar mahal kalau ingin pakai nama “Trump”.

Baca Juga: Penting! Perhatikan Hari-hari Baik Dalam Memasarkan Properti

Ada rumah yang tetap mahal meski disebut rumah hantu. Itu karena lokasinya di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Rumah Bill Gates yang serba elektronik di tepi Lake Washington, Medina sekarang harganya sudah mencapai Rp2 triliun.

Jadi, rumah mahal bukan karena dibangun oleh developer siapa, tetapi lebih kepada di lokasi mana dan siapa yang membeli. It’s not about the song. It’s about the singer.

Baca Juga: Tips Pemasaran Properti Secara Online Dari Pakarnya

Maka, galilah hiperbola dari listing-listing Anda itu karena closing bisa gede nilai psikologisnya dan bikin komisi jumbo untuk segera jadi broker kaya meski Anda tak pernah punya rumah berharga ratusan miliar.

Lihat saja, agen sepakbola Pini Zahavi tidak bisa main bola, tapi kaya raya karena komisinya saat mentransfer pemain bola.

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda