Tips dan Trik Membuat Studio Musik Impian di Rumah

Dalam proses pembuatan studio musik di rumah, pada prinsipnya rancangan yang dibuat sama seperti membangun sebuah fasilitas home theater.

Tips Membuat Studio Musik di Rumah
(Foto: Istimewa)

RumahHokie.com (Jakarta) – Menghadirkan studio musik sebagai fasilitas tambahan di rumah bagi sebagian orang menjadi hal yang perlu diwujudkan.

Apalagi untuk pemilik properti yang profesinya sebagai musisi, tentunya kehadiran studio musik akan membantu mereka dalam mengerjakan karyanya.

Dalam proses pembuatan studio musik di hunian, pada prinsipnya sama seperti membangun sebuah fasilitas home theater. Perancangan ruang tersebut difokuskan pada peredaman suara di bagian dinding, lantai dan plafon.

Baca Juga: 5 Hal yang Akan Mengisi Tren Interior Rumah di Tahun 2019

Hal itu dilakukan guna mendapatkan kualitas audio yang bagus, akan tetapi tetap tidak mengganggu kenyamanan ruangan lainnya maupun rumah di sekitarnya.

Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan ya Hokie People untuk menghadirkan sebuah studio musik di rumah? Simak pembahasan tips dan trik-nya berikut ini.

Tentukan lokasi dan ukuran studio musik
Ketika ingin membuat studio musik di rumah, hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah menentukan lokasi studio. Demi menjaga kenyamanan aktivitas anggota keluarga lainnya, sebaiknya studio ditempatkan di area yang jarang dilalui orang, misalnya area belakang rumah.

Baca Juga: Begini Tips Menangani Plafon Rumah yang Menggelembung

Selain itu, pertimbangkan pula luas ruangan yang ingin digunakan sebagai studio musik. Umumnya. standar ukuran studio  sekitar 4×5 meter persegi. Luasan tersebut cukup untuk meletakkan berbagai macam alat musik seperti drum, gitar, bass, speaker dan mikrofon.

Perhatikan kualitas peredam suara
Dalam pembuatan studio musik, kualitas dari peredam suara memiliki peranan yang penting, terutama pada rumah tinggal.

Kebocoran suara akibat kualitas peredam suara yang buruk dapat menjadi gangguan bagi aktivitas anggota keluarga lainnya, bahkan juga bisa terdengar hingga ke luar rumah. Idealnya, dinding dan plafon terbuat dari beberapa lapisan drywall dengan penyelesaian panel kayu sebagai peredam suara.

Baca Juga: Inovatif, Ada Rumah di Belanda yang Terbuat dari Serat Ganja

Lapisan ini juga berguna untuk mengatasi frekuensi dengung. Agar aktivitas bermusik semakin nyaman, pilihlah penutup lantai yang nyaman dipijak, seperti karpet. Sesuaikan tone warna yang Anda pilih pada finishing dinding, lantai dan elemen interior lainnya.

Perhatikan ketinggian plafon
Selain lapisan pada dinding dan plafon, perhatikan pula ketinggian plafon. Disarankan untuk menghindari jarak plafon yang terlalu tinggi. Apabila plafon terlalu tinggi, maka gelombang suara akan semakin besar sehingga hasil suara atau bunyi yang dihasilkan jadi kurang memuaskan.

Tambahkan aksesori pada ruangan
Untuk menghadirkan ruangan studio musik yang berkesan dinamis dan elegan, Anda dapat menambahkan berbagai aksesori seperti frame foto musisi favorit sebagai aksen ruangan.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda