Tips Investasi Properti di Luar Negeri yang Aman dan Menguntungkan

Selain lokasi yang jauh dan regulasi yang berbeda, potensi bisnis pun harus menjadi pertimbangan dalam melakukan investasi properti di mancanegara.

investasi properti di luar negeri - singapura - anto erawan - rumahhokie 3 - dok
Properti di Singapura (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Memiliki properti di mancanegara merupakan pilihan investasi sekaligus kebanggaan buat kalangan The Haves. Pilihan ini dinilai wajar, mengingat sektor properti Tanah Air belum juga menunjukkan sinyal positif, meski pemerintah dan Bank Indonesia sudah mengeluarkan sejumlah regulasi untuk menstimulasi pasar.

Baca Juga: Investasi Properti Harus Tahu Dulu Prinsip-prinsipnya

Melakukan investasi di negara orang tentu tak semudah yang Anda kira. Selain jauh dari tempat tinggal dan beragam kebijakan yang berbeda dengan di Tanah Air, potensi bisnis pun perlu diperhitungkan agar investasi properti yang ditanamkan menghasilkan laba.

Bagi Anda yang berminat melakukan investasi properti di mancanegara, ada lima tips penting yang harus diperhatikan agar investasi Anda aman dan menguntungkan:

Familiar dengan Negara Lokasi Investasi
Belilah properti di negara dan kota yang Anda kenal. Setidaknya Anda pernah berkunjungan ke kawasan tersebut. Jika Anda belum pernah ke sana, pastikan pembayaran Anda 100% refundable.

Cara Membayar
Pastikan Anda hanya melakukan pembayaran properti tersebut lewat agen properti atau perwakilan resmi developer yang bisa dipercaya. Mintalah surat bukti penunjukan agen dan bukti kepemilikan developer atas tanah atau properti yang dijual.

Baca Juga: Investasi Menguntungkan, Beli Properti dengan Formula 3-2-1

Untuk pembayaran yang lebih aman, sedapat mungkin lakukan dengan cara transfer ke rekening perusahaan.

Daftar Pembeli
Biasanya, developer memiliki daftar pembeli unit properti di proyek yang dipasarkannya. Anda jangan percaya begitu saja pada daftar nama pembeli tersebut, karena terkadang developer melakukan rekayasa.

Jika diperlukan, Anda bisa memeriksa siapa saja yang sudah membeli properti tersebut dan langsung menghubungi beberapa di antara mereka. Dengan demikian Anda bisa memastikan daftar tersebut tidak fiktif.

Return on Investment
Anda harus tahu berapa return on investment (RoI) yang wajar di negara tersebut. Pasalnya, setiap negara menerapkan suku bunga KPR (kredit pemilikan rumah) atau mortgage interest rates yang berbeda.

Baca Juga: Perlu Diketahui, 8 Kelebihan dan 9 Kekurangan Investasi Properti

Jika nilai RoI-nya sangat tinggi, jangan langsung tertarik. Anda justru wajib mempertanyakan: mengapa properti di sana dijual ke luar negeri? Hal lain yang perlu diingat, garansi RoI biasanya hanya iming-iming (gimmick) pengembang.

Menyewakan dan Menjual Properti
Jika ingin menyewakan properti Anda, pastikan siapa yang akan membantu penyewaan properti tersebut. Ketahui pula apakah mudah untuk menjual kembali properti Anda dan siapa yang bisa membantu penjualan tersebut.

Selain itu, perlu diketahui pula berapa fee yang biasa diberikan untuk broker yang membantu menyewakan dan penjualan properti Anda.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda