Wow, Desain Rumah Beton Ini Sanggup Menumbuhkan 40 Jenis Tanaman Lho

Terdapat 40 jenis tanaman tumbuh tersebar di berbagai area rumah beton yang memiliki luas 339 meter persegi ini.

Rumah beton, concrete planter boxes
(Foto: Ameen Deen / FormZer)

RumahHokie.com (Kuala Lumpur)– Terbatasnya lahan tanah untuk menanam di wilayah perkotaan, membuat pemilik rumah memutar otak ketika ingin menghadirkan taman atau ruang hijau di dalam huniannya.

Sebuah konsep unik ditunjukan oleh arsitektur bangunan bernama concrete planter boxes ini, Hokie People. Terletak di Kuala Lumpur, Malaysia, hampir ‘sekujur’ bangunan rumah tapak yang terbuat dari beberapa balok beton ini dirancang menjadi medium bercocok tanam yang subur bagi pemilik properti.

Sang pemilik yang merupakan pasangan pensiunan, bekerjasama dengan biro aristek FromZero membuat desain rumah ramah lingkungan, yang memungkinkan penghuninya untuk menanam makanan mereka sendiri.

Baca Juga: Terbuat dari Pipa Beton, Rumah Ini Bisa Jadi Pilihan Hunian di Perkotaan

Rumah beton, concrete planter boxes
(Foto: Ameen Deen / FormZer)

Kurang lebih terdapat 40 jenis tanaman yang tumbuh tersebar di lahan rumah seluas 339 meter persegi ini. Pada setiap tingkat hunian, perancangnya menyediakan ruang berbentuk kotak yang cukup untuk menanam berbagai tanaman.

Untuk memudahkan perawatan tanaman, bangunan setinggi tiga lantai itu juga dilengkapi sistem irigasi yang dibuat khusus, sehingga dapat menyimpan air hujan untuk digunakan kembali.

Baca Juga: Rumah Beton 3D yang Dibangun Hanya Membutuhkan Waktu 48 Jam

Rumah beton, concrete planter boxes
(Foto: Ameen Deen / FormZer)

Melansir dari Inhabitat, sang arsitek rumah beton tersebut menjelaskan bahwa desain keseluruhan bangunan sangat dipengaruhi oleh gaya arsitektur tropis dan budaya setempat.

Setiap ruangan dipasangi jendela kaca besar yang membantu setiap kotak menikmati
cahaya alami yang optimal, tetapi juga menambahkan sistem ventilasi udara alami di seluruh interior.

Di setiap lantai rumah, pintu kaca geser besar yang mengarah ke balkon dan jendela dari lantai ke langit-langit menciptakan koneksi yang kuat ke eksterior.

Baca Juga: Tampil Tak Biasa, Apartemen Ini Dibangun dari Bekas Crane Pelabuhan

“Kami tidak hanya memberi penghormatan kepada sejarah dan budaya setempat, tetapi memastikan desain yang tahan lama yang akan bertahan bertahun-tahun dengan menggunakan bambu dan beton,” jelas salah satu anggota tim biro arsitek FromZero.

Menurut tim biro arsitek tersebut, dengan menggunakan dua material itu menambah ketahanan ekstra pada desain, sehingga rumah dapat tahan terhadap paparan badai hujan lebat dan polusi lokal.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda